Cegah Tawuran, Pemkot Tangsel dan Polres Luncurkan Program CETAR
Jum'at, 25 Oktober 2024 - 20:55 WIB
“Program ini tidak akan berhenti di sini. Setelah deklarasi, kami akan masuk ke sekolah-sekolah bersama pihak terkait untuk memberikan sosialisasi dan bimbingan kepada siswa,” ujar Tabrani.
Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak, termasuk peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak. Namun, jika pelajar tetap terlibat tawuran atau melakukan tindakan kriminal lainnya, maka pihak-pihak berwenang siap mengambil langkah hukum.
Untuk tindakan mengeluarkan siswa dari sekolah (drop out), pihaknya tidak akan melakukan sembarangan. "Sekolah sudah punya aturan yang jelas terkait batasan kapan siswa bisa dikeluarkan. Namun, jika tawuran sudah sampai pada tindakan melukai atau bahkan menghilangkan nyawa, tentu ada sanksi hukum berlaku,” tegasnya.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyatakan bahwa program ini sangat ditunggu-tunggu oleh kepolisian dan masyarakat Tangsel mengingat tingginya angka tawuran di wilayah tersebut.
Program CETAR melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, guru, hingga pelajar, dalam memberikan pembekalan tentang bahaya tawuran.
Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak, termasuk peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak. Namun, jika pelajar tetap terlibat tawuran atau melakukan tindakan kriminal lainnya, maka pihak-pihak berwenang siap mengambil langkah hukum.
Untuk tindakan mengeluarkan siswa dari sekolah (drop out), pihaknya tidak akan melakukan sembarangan. "Sekolah sudah punya aturan yang jelas terkait batasan kapan siswa bisa dikeluarkan. Namun, jika tawuran sudah sampai pada tindakan melukai atau bahkan menghilangkan nyawa, tentu ada sanksi hukum berlaku,” tegasnya.
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyatakan bahwa program ini sangat ditunggu-tunggu oleh kepolisian dan masyarakat Tangsel mengingat tingginya angka tawuran di wilayah tersebut.
Program CETAR melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, guru, hingga pelajar, dalam memberikan pembekalan tentang bahaya tawuran.
Lihat Juga :