Serap Aspirasi Warga, Dadang Danubrata: Perbaikan Jalan Masih Mendominasi
Rabu, 23 Oktober 2024 - 15:53 WIB
Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata telah selesai menggelar reses pada masa sidang ke satu tahun sidang 2024 ini. Foto/Dok. SINDOnews
BOGOR - Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata telah selesai menggelar reses pada masa sidang ke satu tahun sidang 2024 ini. Berdasarkan hasil blusukan di Kecamatan Bogor Selatan, ia banyak mendapatkan aspirasi masyarakat .
"Alhamdulillah dari reses yang dilakukan banyak aspirasi dan harapan dari masyarakat yang dititipkan ke saya. Insyaallah semua aspirasi yang masuk akan ditindaklanjuti satu per satu," kata Dadang, Senin (21/10/2024). Baca juga: Masa Reses, DPRD Kota Bogor Turun ke Dapil Tampung Aspirasi Warga
Dadang menyebutkan bantuan pembangunan fisik untuk mencegah bencana dan perbaikan jalan masih mendominasi aspirasi masyarakat. Seperti di RW 4, Kelurahan Muarasari, warga meminta bantuan pembangunan Tembok Penahanan Tanah (TPT), pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di 100 titik dan pembangunan jalan setapak dari aspal.
Kemudian warga dari Kelurahan Bondongan meminta adanya renovasi Posyandu. Selain tempatnya yang tidak representatif karena berasa di pinggir kali, tetapi juga kondisi bangunan sudah memprihatinkan.
"Alhamdulillah dari reses yang dilakukan banyak aspirasi dan harapan dari masyarakat yang dititipkan ke saya. Insyaallah semua aspirasi yang masuk akan ditindaklanjuti satu per satu," kata Dadang, Senin (21/10/2024). Baca juga: Masa Reses, DPRD Kota Bogor Turun ke Dapil Tampung Aspirasi Warga
Dadang menyebutkan bantuan pembangunan fisik untuk mencegah bencana dan perbaikan jalan masih mendominasi aspirasi masyarakat. Seperti di RW 4, Kelurahan Muarasari, warga meminta bantuan pembangunan Tembok Penahanan Tanah (TPT), pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di 100 titik dan pembangunan jalan setapak dari aspal.
Kemudian warga dari Kelurahan Bondongan meminta adanya renovasi Posyandu. Selain tempatnya yang tidak representatif karena berasa di pinggir kali, tetapi juga kondisi bangunan sudah memprihatinkan.
Lihat Juga :