Kisah Raja Sanjaya Mendirikan Kerajaan Mataram Kuno dan Kemunduran Kerajaan Kalingga
Rabu, 23 Oktober 2024 - 05:55 WIB
Di sana sesuai saduran dari "Hitam Putih Kekuasaan Raja-raja Jawa: Intrik, Konspirasi Perebutan Harta, Tahta, dan Wanita", dari Sri Wintala Achmad, Parwati menjadi raja dari tahun 695 hingga 716 M.
Baca juga: Kisah Kehancuran Kerajaan Mataram Kuno oleh Letusan Gunung Merapi
Sementara, Narayana mendapat warisan bumi Kalingga bagian selatan. Ketika menjadi raja dari tahun 695 sampai 742 M, Narayana menggunakan nama Abhiseka Iswarakesawa Lingga Jagatnata Buwanatala.
Parwati kala itu menikah dengan Jalantara atau Rahyang Mandiminyak putra mahkota Kerajaan Galuh.
Pernikahan dengan Jalantara, Parwati memiliki putri bernama Dewi Sanaha dan Bratasenawa atau akrab dinamakan Sanna.
Dewi Sanaha melahirkan putra bernama Rakai Mataram Sanjaya.
Sementara, Narayana melahirkan putra bernama Dewa Singha yang menjadi raja di Kalingga Selatan. Dengan demikian Sanjaya dan Dewa Singha masih saudara dekat karena keduanya sama-sama keturunan Ratu Jay Shima.
Baca juga: Kisah Kehancuran Kerajaan Mataram Kuno oleh Letusan Gunung Merapi
Sementara, Narayana mendapat warisan bumi Kalingga bagian selatan. Ketika menjadi raja dari tahun 695 sampai 742 M, Narayana menggunakan nama Abhiseka Iswarakesawa Lingga Jagatnata Buwanatala.
Parwati kala itu menikah dengan Jalantara atau Rahyang Mandiminyak putra mahkota Kerajaan Galuh.
Pernikahan dengan Jalantara, Parwati memiliki putri bernama Dewi Sanaha dan Bratasenawa atau akrab dinamakan Sanna.
Dewi Sanaha melahirkan putra bernama Rakai Mataram Sanjaya.
Sementara, Narayana melahirkan putra bernama Dewa Singha yang menjadi raja di Kalingga Selatan. Dengan demikian Sanjaya dan Dewa Singha masih saudara dekat karena keduanya sama-sama keturunan Ratu Jay Shima.
Lihat Juga :