Dana Rp1 Miliar Program Ridwan Kamil-Suswono untuk RW Libatkan Partisipasi Masyarakat
Selasa, 15 Oktober 2024 - 20:31 WIB
Ketua Relawan Barisan Pendukung Ridwan Kamil-Suswono untuk Jakarta, Adriyana menghadiri diskusi Bedah Visi-Misi dan Panggung Kreasi RIDO di Kantor DPD Partai Golkar Jakarta, Selasa (15/10/2024). Foto: SINDOnews/Danan Daya
JAKARTA - Ketua Relawan Barisan Pendukung Ridwan Kamil-Suswono untuk Jakarta, Adriyana menyatakan dana Rp200 juta per satu tahun atau Rp1 miliar per lima tahun untuk RW merupakan program pembangunan Jakarta yang melibatkan partisipasi masyarakat.
"Masyarakat diajak menyelesaikan permasalahan dengan dana Rp200 juta," ujarnya usai diskusi Bedah Visi-Misi dan Panggung Kreasi RIDO di Kantor DPD Partai Golkar Jakarta, Selasa (15/10/2024).
Baca juga: Ridwan Kamil-Suswono Optimistis Program Dana RW Mampu Sejahterakan Masyarakat
Nanti masyarakat yang tinggal di lingkungan RW akan bermusyawarah menentukan skala prioritas masalah yang diselenggarakan dengan dana tersebut supaya masalah di lingkungan terselesaikan dengan cepat.
"Coba kita bayangkan kalau ada sekitar 2.700 RW dan satu RW menyelesaikan dua atau tiga persoalan setiap tahun. Maka akan ada ribuan persoalan di tingkat mikro atau RW skala lebih kecil bisa diselesaikan," katanya.
Adriyana mengatakan, dana yang disediakan itu bersifat stand by atau siaga. "Misalnya Rp200 juta tinggal masyarakat mau apa. Masyarakat ingin menyelesaikan persoalan apa di RW-nya, di sekitar masyarakat yang itu bedanya," ujarnya.
"Masyarakat diajak menyelesaikan permasalahan dengan dana Rp200 juta," ujarnya usai diskusi Bedah Visi-Misi dan Panggung Kreasi RIDO di Kantor DPD Partai Golkar Jakarta, Selasa (15/10/2024).
Baca juga: Ridwan Kamil-Suswono Optimistis Program Dana RW Mampu Sejahterakan Masyarakat
Nanti masyarakat yang tinggal di lingkungan RW akan bermusyawarah menentukan skala prioritas masalah yang diselenggarakan dengan dana tersebut supaya masalah di lingkungan terselesaikan dengan cepat.
"Coba kita bayangkan kalau ada sekitar 2.700 RW dan satu RW menyelesaikan dua atau tiga persoalan setiap tahun. Maka akan ada ribuan persoalan di tingkat mikro atau RW skala lebih kecil bisa diselesaikan," katanya.
Adriyana mengatakan, dana yang disediakan itu bersifat stand by atau siaga. "Misalnya Rp200 juta tinggal masyarakat mau apa. Masyarakat ingin menyelesaikan persoalan apa di RW-nya, di sekitar masyarakat yang itu bedanya," ujarnya.
Lihat Juga :