Selaraskan Program Prabowo, Anwar-Reny Siapkan Pemuda Tatap Indonesia Emas 2045
Minggu, 29 September 2024 - 08:36 WIB
Oleh karena itu, memalui program Berani Cerdas, Anwar Hafid akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) berstandar internasional. Para peserta BLK akan dilengkapi dengan sertfikat yang bisa digunakan untuk mendaftar pekerjaan di dalam dan luar negeri.
Program BLK ini tepat untuk menuntaskan angka pengangguran di Sulawesi Tengah. Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng mencatat, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2024 tercatat sebesar 3,15%.
Lebih jauh Darwis mengatakan, program ini konkret memudahkan Anwar Hafid untuk menyerap potensi besar generasi muda. Dengan cara ini, seluruh generasi muda Sulteng terakomodir. Baik dan berkemampuan setingkat dengan banyak anak-anak di daerah lain. “Program ini memberikan kemudahan bagi Anwar Hafid untuk menyerap potensi besar generasi muda saat ini,” terangnya. Baca juga: Pengusaha Bocorkan Kementerian dan Badan Baru di Era Pemerintahan Prabowo
Program pembangunan BLK ini secara khusus dilakukan juga untuk mengakomodir lulusan SMA atau SMK yang tidak ingin kuliah dan lebih memilih bekerja. Pada 2023, Dinas Pendidikan Sulteng mencatat ada 4.509 anak putus sekolah. Jumlah ini didominasi tamatan SMA dan SMK.
Program BLK ini tepat untuk menuntaskan angka pengangguran di Sulawesi Tengah. Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng mencatat, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2024 tercatat sebesar 3,15%.
Lebih jauh Darwis mengatakan, program ini konkret memudahkan Anwar Hafid untuk menyerap potensi besar generasi muda. Dengan cara ini, seluruh generasi muda Sulteng terakomodir. Baik dan berkemampuan setingkat dengan banyak anak-anak di daerah lain. “Program ini memberikan kemudahan bagi Anwar Hafid untuk menyerap potensi besar generasi muda saat ini,” terangnya. Baca juga: Pengusaha Bocorkan Kementerian dan Badan Baru di Era Pemerintahan Prabowo
Program pembangunan BLK ini secara khusus dilakukan juga untuk mengakomodir lulusan SMA atau SMK yang tidak ingin kuliah dan lebih memilih bekerja. Pada 2023, Dinas Pendidikan Sulteng mencatat ada 4.509 anak putus sekolah. Jumlah ini didominasi tamatan SMA dan SMK.
(poe)
Lihat Juga :