Viral Penyembelihan Sapi dengan Metode Pemingsanan di RPH Surabaya, Netizen Heboh

Rabu, 25 September 2024 - 19:32 WIB
Menanggapi viralnya video itu, Direktur Utama RPH Surabaya, Fajar Arifianto menjelaskan bahwa tembakan tersebut adalah bagian dari metodecaptive bolt stunner, yaitu teknik pemingsanan sapi sebelum disembelih.

“Ini merupakan prosedur standar internasional, di mana sapi dipingsankan terlebih dahulu dengan tembakan ke otak, untuk kemudian disembelih sesuai syariat Islam,” ujar Fajar dalam keterangannya, Rabu (25/9/2024).

Fajar memastikan bahwa seluruh daging sapi yang didistribusikan oleh RPH Surabaya dijamin halal dan telah melalui proses penyembelihan sesuai ketentuan agama. Selain itu, pihaknya telah melaporkan penyebar video yang dinilai telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Fajar menyatakan bahwa RPH Surabaya akan mengevaluasi kembali kebijakan internal terkait larangan dokumentasi di area operasional pemotongan. “Aturan ini dibuat untuk menjaga etika dan mencegah kesalahpahaman yang meresahkan publik,” tegasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!