MoU dengan IKN, Pemda KBB Optimistis 100 Ribu Pekerja Terserap
Kamis, 27 Agustus 2020 - 20:02 WIB
Delegasi Pemda KBB saat berkunjung dan meninjau langsung sektor pertanian dan peternakan di Korsel dengan didampingi pejabat dari Yayasan IKN sebelum pandemi COVID-19. Foto/Dok.Pribadi
BANDUNG BARAT - Kerja sama Pemda Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) dengan Indonesia Korea Network (IKN) dalam bidang pertanian, peternakan, dan ketenagakerjaan terpaksa harus tertunda.
(Baca juga: Samanhudi Dipindah dari Lapas Blitar, Tim Henry-Yasin Makin Optimis )
Komitmen kedua pihak tertuang dalam MoU antara Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Ketua Yayasan IKN Shin Dong Keun pada 11 Februari 2020 lalu, bahkan delegasi dari Korea Selatan dan juga Pemda KBB sudah saling mengunjungi.
"Melalui kerja sama ini nantinya akan ada pemberdayaan tenaga kerja secara bertahap hingga 100.000 orang. Namun karena pandemi COVID-19, rencana program yang asalnya akan dimulai pada Februari atau Maret lalu harus tertunda," terang Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemda KBB , Maman Sulaiman kepada SINDOnews, Kamis (27/8/2020).
(Baca juga: Heboh! Situs Online Jual Pulau di Kabupaten Buton Rp36.500/Meter )
Menurutnya, potensi penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar tersebut karena potensi peternakan dan pertanian di KBB sangat prospektif. Khususnya di wilayah selatan, selain lahan garapannya masih sangat luas dan subur. Karakteristik cuacanya juga dipandang tidak berbeda jauh dengan kondisi di Korea Selatan (Korsel) di saat musim tanam.
(Baca juga: Samanhudi Dipindah dari Lapas Blitar, Tim Henry-Yasin Makin Optimis )
Komitmen kedua pihak tertuang dalam MoU antara Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Ketua Yayasan IKN Shin Dong Keun pada 11 Februari 2020 lalu, bahkan delegasi dari Korea Selatan dan juga Pemda KBB sudah saling mengunjungi.
"Melalui kerja sama ini nantinya akan ada pemberdayaan tenaga kerja secara bertahap hingga 100.000 orang. Namun karena pandemi COVID-19, rencana program yang asalnya akan dimulai pada Februari atau Maret lalu harus tertunda," terang Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemda KBB , Maman Sulaiman kepada SINDOnews, Kamis (27/8/2020).
(Baca juga: Heboh! Situs Online Jual Pulau di Kabupaten Buton Rp36.500/Meter )
Menurutnya, potensi penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar tersebut karena potensi peternakan dan pertanian di KBB sangat prospektif. Khususnya di wilayah selatan, selain lahan garapannya masih sangat luas dan subur. Karakteristik cuacanya juga dipandang tidak berbeda jauh dengan kondisi di Korea Selatan (Korsel) di saat musim tanam.
Lihat Juga :