Naskah Kuno Dapat Dipelajari Anak Muda

Selasa, 17 September 2024 - 08:02 WIB
Dialog budaya bertajuk Cahaya Nabi dalam Naskah Sulawesi yang digelar di Science Technopark, Universitas Hasanudin, Makassar, Sulawesi Selatan. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Naskah kuno atau manuskrip selama ini hanya dikaji oleh filolog dan akademisi sejarah. Padahal manuskrip memiliki banyak aspek yang dapat dipelajari oleh profesi lain dengan berbagai sudut pandang.

Hal ini terungkap dalam dialog budaya bertajuk "Cahaya Nabi dalam Naskah Sulawesi" yang digelar di Science Technopark, Universitas Hasanudin, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (16/9/24).



Salah satu narasumber diskusi ini, Fadli Ibrahim Sururi, mengatakan bahwa dirinya berhasil menulis buku "Serpihan Jejak Ulama Pompanua" setelah mempelajari manuskrip-manuskrip peninggalan keluarganya.

Baca juga: 7 Manuskrip Kuno Paling Misterius yang Belum Terpecahkan hingga Kini

Pria yang berlatar belakang insinyur bangunan ini mengaku sengaja mengkaji manuskrip Sulawesi Selatan karena meyakini banyak informasi penting di dalamnya yang relevan bagi masa depan.

“Manuskrip mengandung banyak data yang dapat digunakan untuk melakukan analisis prediktif tentang berbagai hal. Anak muda perlu tahu ini,” kata Fadli.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!