Enam Unit Damkar Masih Berjibaku Padamkan Api di Pasar Comboran Malang
Jum'at, 13 September 2024 - 19:46 WIB
Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) berjuang memadamkan api di Pasar Comboran Malang, Jumat (13/9/2024) malam. Foto/Avirista Aris Midaada
KOTA MALANG - Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) berjuang memadamkan api di Pasar Comboran Kota Malang . Petugas masih mondar-mandir memadamkan api pada Jumat (13/9/2024) malam.
Tampak kondisi di sekitar pasar yang berjualan barang-barang bekas itu api masih membara di lantai tiga pasar. Sedangkan kondisi di sekitar pasar termasuk Jalan Irian Jaya gelap gulita karena listrik dipadamkan.
Baca juga: Pasar Comboran Malang Terbakar, Warga Dengar Suara Ledakan
Dari area yang terbakar juga terdengar tiga kali letusan, yang tidak diketahui berasal dari objek apa. Saat ini petugas Damkar masih mondar-mandir mencari air untuk memadamkan api. Sedangkan di depan pasar ada ribuan warga yang terlihat berjejer di seberang jalan melihat proses pemadaman.
Wahid, salah satu pedagang menyatakan api terlihat sekitar pukul 18.15 WIB, Jumat (13/9/2024) malam. Saat itu kondisi pasar memang sudah sepi dan hanya beberapa pedagang di area luar pasar atau tepi jalan.
"Jam 6 itu api belum kelihatan, jam 6.15 malam itu api mulai terlihat dan membesar," ucap Wahid kepada SINDOnews di lokasi kejadian.
Tampak kondisi di sekitar pasar yang berjualan barang-barang bekas itu api masih membara di lantai tiga pasar. Sedangkan kondisi di sekitar pasar termasuk Jalan Irian Jaya gelap gulita karena listrik dipadamkan.
Baca juga: Pasar Comboran Malang Terbakar, Warga Dengar Suara Ledakan
Dari area yang terbakar juga terdengar tiga kali letusan, yang tidak diketahui berasal dari objek apa. Saat ini petugas Damkar masih mondar-mandir mencari air untuk memadamkan api. Sedangkan di depan pasar ada ribuan warga yang terlihat berjejer di seberang jalan melihat proses pemadaman.
Wahid, salah satu pedagang menyatakan api terlihat sekitar pukul 18.15 WIB, Jumat (13/9/2024) malam. Saat itu kondisi pasar memang sudah sepi dan hanya beberapa pedagang di area luar pasar atau tepi jalan.
"Jam 6 itu api belum kelihatan, jam 6.15 malam itu api mulai terlihat dan membesar," ucap Wahid kepada SINDOnews di lokasi kejadian.
Lihat Juga :