Pabrik Kelapa Sawit di Sambas Dibakar, Polisi Didesak Turun Tangan

Kamis, 29 Agustus 2024 - 20:00 WIB
Dia menjelaskan perusahaan sudah beberapa kali menangkap pelaku pencurian dan diproses sesuai hukum yang berlaku di Ditreskrimum Polda Kalbar. Namun hal ini tidak membuat efek jera kepada oknum masyarakat. Mereka selalu melakukan tindakan kekerasan dan pengerusakan setelah pelaku ditangkap.

Karyawan yang bekerja juga diintimidasi oknum masyarakat pelaku pencurian tersebut. "Mereka (PKS) yang di antaranya PT Wawasan Kebun Nusantara (WKN) dan PT Mitra Utama Bintang (MUB) menindaklanjuti dengan tidak menerima buah curian. Karena larangan tadi mereka (masyarakat) bertindak dengan menyerang kantor besar dan membakar PKS WHS. Masyarakat sekitar tahu kelompok buah tidak diterima," ujarnya.

Dia berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku terhadap pencurian TBS dan ramp liar. "Sehingga iklim usaha perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sambas dapat lebih aman, kondusif, dan ada kepastian hukum," tuturnya. Baca juga: Pontianak Gempar! Bocah 6 Tahun Tewas Terbungkus Karung, Dibunuh Ibu Tiri?

Sebelumnya pada Rabu 23 Juli 2024, insiden perusakan dan pencurian terjadi di lokasi serupa. PT Wana Hijau Semesta menderita kerugian materi sangat besar dan membuat keluarga ketakutan.

Atas perbuatan itu, perusahaan sudah melaporkan kejadian ke aparat Polda Kalimantan Barat . Aparat Polda Kalimantan Barat sudah menangani dugaan perusakan dan pencurian itu. "Kami akan lidik dan ungkap pelakunya," kata Wakil Kepala Polda Kalimantan Barat, Brigjen Pol Roma Hutajulu.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!