Profil Zahra Aisyah, Anggota Paskibraka Asal Sulteng yang Dipaksa Lepas Jilbab untuk Upacara 17 Agustus di IKN

Senin, 19 Agustus 2024 - 09:17 WIB
Kemampuan Sasa tidak hanya terbatas pada prestasi di bidang akademik dan non-akademik. Ia juga menguasai tiga bahasa asing, yaitu Inggris, Jepang, dan Mandarin, sebuah keahlian yang tentu menjadi modal besar dalam peranannya sebagai Duta Pariwisata di masa depan.

Kontroversi dan Tantangan

Namun, perjalanan Sasa menuju pengukuhan sebagai Paskibraka Nasional tidaklah tanpa tantangan. Insiden di mana ia harus melepas jilbab saat pengukuhan menjadi momen yang menyedihkan bagi dirinya dan keluarganya.

Ayahnya, Gatot Susilo Eko Budiyanto, mengungkapkan perasaan campur aduk antara bangga dan sedih saat melihat putrinya dalam momen penting tersebut. Meskipun begitu, Sasa tetap menunjukkan sikap profesional dan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Zahra Aisyah Aplizya adalah contoh nyata dari generasi muda Indonesia yang berprestasi, religius, dan berdedikasi tinggi. Dengan segudang prestasi dan pengalaman yang dimilikinya, Sasa tidak hanya menginspirasi teman-teman sebayanya, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi keluarga dan daerah asalnya.

Meskipun harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk kontroversi terkait aturan seragam, Sasa tetap teguh dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota Paskibraka Nasional 2024, serta terus membawa nama baik Sulawesi Tengah di kancah nasional dan internasional.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!