Baru Bisa Main Medsos, IRT di Pangkalan Bun Diduga Dibawa Kabur Laki-laki

Selasa, 25 Agustus 2020 - 19:06 WIB
Dua anak peremuan yang masih kecil, yakni Aulia (10) dan Yuli (8) hingga hari ini tak doyan makan karena terus mencari ibunya. "Bahkan keduanya terus mengalami sakit demam. Namanya anak kecil ditinggal ibunya tanpa sebab,” ujarnya.

Inna menjelaskan, jika memang tantenya itu sengaja kabur dengan laki laki lain akan lebih baik jujur daripada meninggalkan tanpa sebab anak anaknya. "Biar cepat selesai masalahnya, jika memang sudah tidak suka dengan paman saya (Hasan) mending ngomong baik baik. Pak Hasan akan menerima semua keputusan istrinya," tandasnya.

Dia menceritakan, pada Sabtu 15 Agustus 2020 pagi sekitar pukul 08.00 WIB dengan mengenakan rok panjang bermotif dan kerudung warna merah muda, Erdawati pamit sama anak anaknya untuk pergi mencari pekerjaan di sebuah rumah makan di Jalan Ahmad Yani.

"Tante saya itu perginya pagi pamit anak anaknya yang kecil. Saat itu Pak Hasan sudah di kebun untuk berladang. Dari rumah jalan kaki saja. Diduga di luar jalan sudah ada yang menjemput. Nomor HP-nya sudah tidak aktif sejak menghilang hingga sekarang," ujarnya.

Dua hari pascahilang yakni sekitar 17 Agustus 2020, suami Erdawati, Hasan sudah membuat laporan ke Polres Kobar. "Namun hingga hari ini belum ada tanda tanda ditemukan," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!