Kasus Dugaan Pencatutan NIK KTP untuk Dukung Dharma Pongrekun Harus Diusut Tuntas
Sabtu, 17 Agustus 2024 - 08:54 WIB
Kasus dugaan pencatutan NIK KTP warga Jakarta untuk mendukung pasangan calon independen Dharma Pongrekun dan Kun Wardana pada Pilkada Jakarta 2024 harus diusut tuntas. Foto/Dok SINDOnews
JAKARTA - Kasus dugaan pencatutan NIK KTP warga Jakarta untuk mendukung pasangan calon independen Dharma Pongrekun dan Kun Wardana pada Pilkada Jakarta 2024 harus diusut tuntas. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta diminta bertanggung jawab atas masalah tersebut.
"Kalau benar itu ada pencatutan harus diusut tuntas, kalau tidak transparansi atau ada pengondisian agar Dharma-Kun lolos itu harus ditelusuri dan dilaporkan ke pihak yang berwajib, karena KPU harus mempertanggungjawabkan itu," kata Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin saat dikonfirmasi, Sabtu (17/8/2024).
Ujang menilai hadirnya calon independen lebih baik ketimbang melawan kotak kosong. Namun, apabila ada pengondisian kerja penyelenggara harus transparan untuk menjaga kualitas demokrasi.
Baca juga: Dicatut Dukung Dharma Pongrekun, Warga Lapor ke Polda Metro Jaya
"Kalau benar itu ada pencatutan harus diusut tuntas, kalau tidak transparansi atau ada pengondisian agar Dharma-Kun lolos itu harus ditelusuri dan dilaporkan ke pihak yang berwajib, karena KPU harus mempertanggungjawabkan itu," kata Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin saat dikonfirmasi, Sabtu (17/8/2024).
Ujang menilai hadirnya calon independen lebih baik ketimbang melawan kotak kosong. Namun, apabila ada pengondisian kerja penyelenggara harus transparan untuk menjaga kualitas demokrasi.
Baca juga: Dicatut Dukung Dharma Pongrekun, Warga Lapor ke Polda Metro Jaya
Lihat Juga :