Target 60 Ribu Hektare Peremajaan, Begini Cara PalmCo Gandeng Semua Petani Sawit Indonesia

Jum'at, 09 Agustus 2024 - 21:28 WIB
Tahun lalu, PTPN IV PalmCo dianugerahi oleh Kementerian Pertanian RI sebagai model terbaik dalam pola kemitraan dengan petani. Prestasi ini mendorong perusahaan untuk memperluas program Offtaker kepada petani non plasma, dengan harapan produktivitas mereka juga akan meningkat.

Melalui pola Offtaker, PalmCo membantu petani sawit swadaya dalam peremajaan tanaman tua, pendampingan budidaya sawit berkelanjutan, dan memastikan TBS yang dihasilkan diterima dengan harga terbaik di pabrik-pabrik milik perusahaan. Pada akhir Juni lalu, program tanam ulang pola Offtaker digelar di Langkat, Sumatera Utara, di atas lahan seluas 107 hektare. Hingga saat ini, total luas lahan sawit yang telah diremajakan PalmCo mencapai hampir 9.700 hektare.

Kebahagiaan terlihat jelas di wajah petani anggota Koperasi Produsen Gading Jaya Makmur saat mengikuti program peremajaan sawit rakyat (PSR) dari PTPN IV. Ketua Koperasi, Muhidin Maturan, mengungkapkan kebanggaannya atas pendampingan dan eksekusi program yang dilakukan PalmCo, yang menurutnya sangat profesional dan tepat waktu.

Acara tanam ulang di Riau juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ditjenbun Kementerian Pertanian RI, Ardi Praptono, yang mengapresiasi upaya PTPN IV PalmCo dalam mengatasi ketimpangan produktivitas sawit petani swadaya. Ardi juga menyoroti dukungan pemerintah dalam bentuk bantuan sarana prasarana kepada kelompok tani, seperti kendaraan angkut TBS yang diberikan kepada KUD Karya Darma III di Siak.

“Langkah-langkah ini sangat penting dalam membantu petani mencapai potensi terbaik mereka, serta berkontribusi pada ketahanan pangan dan energi nasional,” tutup Ardi.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!