Isu Gaji 8.000 THL Akan Dipotong, Pemkot Tangerang: Coba Dikroscek Dulu
Jum'at, 01 Mei 2020 - 22:55 WIB
"Dari empat point keputusan bersama itu, tak ada satu kalimatpun yang menyinggung tentang honorer atau gaji THL yang terkena rasionalisasikan atau dipotong," ungkapnya.
Lebih jauh, pria yang akrab disapa Kucay ini mengaku sulit, karena dihadapkan dengan adanya PHK massal yang terjadi di Kota Tangerang akibat Covid-19 ini. Pemotongan gaji pun dinilai sebagai pilihan paling bijak.
"Tentunya ini bukan solusi terbaik bagi kami. Semoga tidak ada THL yang di PHK atau dirumahkan secara permanen. Untuk itu, kami mendukung kebijakan pemotongan gaji ini demi percepatan penanganan," jelasnya.
Dilanjutkan Kucay, ini merupakan masa sulit bagi para THL di lingkup Pemkot Tangerang. Di mana, sebagai warga yang ikut terdampak langsung dengan wabah Covid-19, harus terkena rasionalisasi juga sebesar 50 persen.
"Sudah terkena dampak Covid-19 dan harus pula terkena dampak rasionalisasi 50 persen dengan dipotongnya gaji dengan hitungan jam kerja yang tidak seperti biasanya, dan biarkan kami tetap mengabdi," terangnya.
Lebih jauh, pria yang akrab disapa Kucay ini mengaku sulit, karena dihadapkan dengan adanya PHK massal yang terjadi di Kota Tangerang akibat Covid-19 ini. Pemotongan gaji pun dinilai sebagai pilihan paling bijak.
"Tentunya ini bukan solusi terbaik bagi kami. Semoga tidak ada THL yang di PHK atau dirumahkan secara permanen. Untuk itu, kami mendukung kebijakan pemotongan gaji ini demi percepatan penanganan," jelasnya.
Dilanjutkan Kucay, ini merupakan masa sulit bagi para THL di lingkup Pemkot Tangerang. Di mana, sebagai warga yang ikut terdampak langsung dengan wabah Covid-19, harus terkena rasionalisasi juga sebesar 50 persen.
"Sudah terkena dampak Covid-19 dan harus pula terkena dampak rasionalisasi 50 persen dengan dipotongnya gaji dengan hitungan jam kerja yang tidak seperti biasanya, dan biarkan kami tetap mengabdi," terangnya.
Lihat Juga :