Sakit Hati Dibully Tiduri Ibu Kandung, Pria Jomblo di Tapanuli Habisi Pensiunan ASN
Sabtu, 03 Agustus 2024 - 10:12 WIB
Pria lajang tua di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, tega menghabisi nyawa tetangganya dengan sebatang kayu. Foto/Ilustrasi
TAPANULI SELATAN - Seorang pria lajang tua di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, tega menghabisi nyawa tetangganya dengan sebatang kayu. Aksi sadisnya lantaran pelaku sakit hati dibully telah meniduri ibu kandung sendiri.
Tersangka, Parlindungan Siregar (47), warga Simangambat, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan hanya bisa tertunduk lesu usai diamankan petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Selatan.
”Pria berstatus lajang tua kami amankan usai membunuh korban Asgim Irianto (60), seorang pensiunan ASN,” kata Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan Iptu Agus Purnomo, Sabtu (3/8/2024).
Baca Juga: Sakit Hati Dibully, Santri di Siak Bakar Pondok Pesantren, 2 Tewas dan 1 Luka
Aksi pembunuhan yang dilakukan tersangka terjadi pada 29 Juli 2024. Kala itu, tersangka mendatangi kediaman korban yang berada dekat dengan kediamannya sambil membawa sebatang kayu.
Namun, saat itu korban tidak berada di tempat dan tersangka hanya bertemu dengan istri korban. Melihat kedatangan tersangka, istri korban segera menghubungi suaminya. Tak berselang lama, korban pun tiba di kediamannya.
Tersangka, Parlindungan Siregar (47), warga Simangambat, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan hanya bisa tertunduk lesu usai diamankan petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Selatan.
”Pria berstatus lajang tua kami amankan usai membunuh korban Asgim Irianto (60), seorang pensiunan ASN,” kata Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan Iptu Agus Purnomo, Sabtu (3/8/2024).
Baca Juga: Sakit Hati Dibully, Santri di Siak Bakar Pondok Pesantren, 2 Tewas dan 1 Luka
Aksi pembunuhan yang dilakukan tersangka terjadi pada 29 Juli 2024. Kala itu, tersangka mendatangi kediaman korban yang berada dekat dengan kediamannya sambil membawa sebatang kayu.
Namun, saat itu korban tidak berada di tempat dan tersangka hanya bertemu dengan istri korban. Melihat kedatangan tersangka, istri korban segera menghubungi suaminya. Tak berselang lama, korban pun tiba di kediamannya.
Lihat Juga :