Serangan Pasukan Keling Runtuhkan Kedigdayaan Kerajaan Majapahit di Nusantara
Jum'at, 26 Juli 2024 - 07:33 WIB
Bhatara Prabhu Sang Mokta Amretawisesalaya inilah raja yang menguasai Kerajaan Keling setelah perang melawan Majapahit.
Dari uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Sang Munggwing Jinggan sama dengan Bhatara Prabhu Sang Mokta ri Amreta Wisesalaya, penguasa Kerajaan Keling setelah perang melawan Majapahit.
Baca Juga: Serka Bayani, Prajurit Kopassus Pembisik Jenderal Prabowo yang Rebut 100 Senapan OPM
Menurut Pararaton 30/16, Bhre Keling adalah putra bungsu Bhre Tumapel (Sri Kertawijaya) dari pernikahannya dengan Bhre Daha Jayawardhani Dyah Jayeswari. Prasasti Waringin Pitu menyatakan bahwa Bhre Keling bernama Girindrawardhana Dyah Wijayakarana.
Jadi, Girindrawardhana Dyah Wijayakarana, Bhatara di Keling, adalah putra bungsu Sri Kertawijaya. Meskipun sebagai putra bungsu, Girindrawardhana Dyah Wijayakarana memiliki hak atas tahta Kerajaan Majapahit.
Ada kemungkinan bahwa antara tahun 1447 dan 1478, Bhre Keling Girindrawardhana Dyah Wijayakarana meninggalkan Keling dan berpindah ke tempat lain. Kerajaan Keling kemudian diserahkan kepada putranya yang bergelar Bhre Keling Girindrawardhana Dyah Wijayakusuma.
Dari uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Sang Munggwing Jinggan sama dengan Bhatara Prabhu Sang Mokta ri Amreta Wisesalaya, penguasa Kerajaan Keling setelah perang melawan Majapahit.
Baca Juga: Serka Bayani, Prajurit Kopassus Pembisik Jenderal Prabowo yang Rebut 100 Senapan OPM
Menurut Pararaton 30/16, Bhre Keling adalah putra bungsu Bhre Tumapel (Sri Kertawijaya) dari pernikahannya dengan Bhre Daha Jayawardhani Dyah Jayeswari. Prasasti Waringin Pitu menyatakan bahwa Bhre Keling bernama Girindrawardhana Dyah Wijayakarana.
Jadi, Girindrawardhana Dyah Wijayakarana, Bhatara di Keling, adalah putra bungsu Sri Kertawijaya. Meskipun sebagai putra bungsu, Girindrawardhana Dyah Wijayakarana memiliki hak atas tahta Kerajaan Majapahit.
Ada kemungkinan bahwa antara tahun 1447 dan 1478, Bhre Keling Girindrawardhana Dyah Wijayakarana meninggalkan Keling dan berpindah ke tempat lain. Kerajaan Keling kemudian diserahkan kepada putranya yang bergelar Bhre Keling Girindrawardhana Dyah Wijayakusuma.
Lihat Juga :