Curhat Priyadi, Buruh yang Terkena PHK Akibat Covid-19

Jum'at, 01 Mei 2020 - 23:00 WIB
Sudah sebulan lebih Yadi tidak memiliki pekerjaan bahkan penghasilan yang tetap. Dengan situasi seperti ini, dia hanya berharap dari belas kasihan tetangga untuk mengantar menggunakan jasanya sebagai ojek. "Kalau sehari ada saja pemasukan Rp10-20.000 dari tetangga yang minta dianter pakai motor," ujarnya.

Sambil berkisah, Yadi kebingungan untuk menjalani kehidupan mendatang. "Saya bingung, anak saya yang satu baru empat bulan. Sedangkan sekarang tidak ada pemasukan, sembako juga tidak dapat. Mungkin bisa bertahan sampai Lebaran doang. Kalau habis Lebaran enggak tahu ya," ucapnya sambil menangis.

Yadi berharap situasi ke depan semakin membaik. Untuk sementara ini, dirinya mengaku akan tetap bertahan di Jakarta. "Mau pulang kampung juga susah. Makanya saya bertahan sajalah di sini untuk sementara. Kita juga masih berharap dapat bantuan sembako, padahal KTP saya Jakarta," harapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!