Masyarakat Dinilai Pilih Eman Suherman Karena Jauh dari Korupsi
Minggu, 21 Juli 2024 - 16:54 WIB
Masyarakat diyakini memilih cabup Majalengka Eman Suherman di Pilkada 2024 lantaran jauh dari tindak pidana korupsi. Foto/Dok. SINDOnews
MAJALENGKA - Analis Politik Indonesia Strategic Institute (Instrat) Henry Baskoro meyakini masyarakat memilih cabup Majalengka Eman Suherman di Pilkada 2024 lantaran jauh dari tindak pidana korupsi. Eman memiliki rekam jejak bersih selama berkarier di Pemkab Majalengka.
Henry melanjutkan, sosok Eman yang bersih dari tindakan korupsi itu menjadi keunggulan signifikan di Pilbup Majalengka 2024. “Saya melihat masyarakat dalam memilih pemimpinnya lebih cenderung memilih pemimpin yang bersih atau tidak terlibat korupsi,” kata Henry, Minggu (21/7/2024). Baca juga: Publik Akan Pilih Calon Pemimpin Berdasarkan Rekam Jejak
Selain berintegritas, Eman memiliki rekam jejak kinerja apik selama berkarier di pemerintahan. Oleh karena itu, Henry menilai, Eman jadi kandidat terkuat lantaran dekat dengan masyarakat dan tidak pernah tersandung kasus hukum dan korupsi.
“Dalam berbagai survei yang dilakukan Instrat jelang pilkada, didapati temuan bahwa masyarakat tidak menginginkan kepala daerahnya terlibat korupsi atau berada dalam lingkaran korupsi,” ujarnya.
Henry melanjutkan, sosok Eman yang bersih dari tindakan korupsi itu menjadi keunggulan signifikan di Pilbup Majalengka 2024. “Saya melihat masyarakat dalam memilih pemimpinnya lebih cenderung memilih pemimpin yang bersih atau tidak terlibat korupsi,” kata Henry, Minggu (21/7/2024). Baca juga: Publik Akan Pilih Calon Pemimpin Berdasarkan Rekam Jejak
Selain berintegritas, Eman memiliki rekam jejak kinerja apik selama berkarier di pemerintahan. Oleh karena itu, Henry menilai, Eman jadi kandidat terkuat lantaran dekat dengan masyarakat dan tidak pernah tersandung kasus hukum dan korupsi.
“Dalam berbagai survei yang dilakukan Instrat jelang pilkada, didapati temuan bahwa masyarakat tidak menginginkan kepala daerahnya terlibat korupsi atau berada dalam lingkaran korupsi,” ujarnya.
Lihat Juga :