4 Fakta Judi Online di Jakbar dari Retas Situs Pemerintah hingga Transaksi Rp200 Miliar
Minggu, 14 Juli 2024 - 07:03 WIB
Penampakan markas judi online jaringan Kamboja beroperasi di apartemen wilayah Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Sebanyak 7 pelaku ditangkap. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Barat membongkar kasus judi online sebanyak 23 kasus selama satu bulan terakhir periode 8 Juni hingga 11 Juli 2024. Sebanyak 29 orang yang terdiri dari 17 pemain dan 12 telemarketing ditangkap.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, dari pengungkapan kasus judi online di Jakarta Barat, pihaknya menyita sejumlah barang bukti yakni 30 handphone, 6 unit CPU perangkat komputer, 6 monitor, 7 keyboard, 6 mouse, 13 kartu ATM, dan 1 airsoft gun.
Baca juga: Penampakan Markas Judi Online di Apartemen Jakbar, Berjejer Monitor Komputer
Dari pengungkapan perjudian online, terdapat satu kasus menonjol yakni tindak pidana perjudian di apartemen wilayah Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Sebanyak 7 pelaku ditangkap.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, dari pengungkapan kasus judi online di Jakarta Barat, pihaknya menyita sejumlah barang bukti yakni 30 handphone, 6 unit CPU perangkat komputer, 6 monitor, 7 keyboard, 6 mouse, 13 kartu ATM, dan 1 airsoft gun.
Baca juga: Penampakan Markas Judi Online di Apartemen Jakbar, Berjejer Monitor Komputer
Dari pengungkapan perjudian online, terdapat satu kasus menonjol yakni tindak pidana perjudian di apartemen wilayah Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Sebanyak 7 pelaku ditangkap.
Berikut 4 Fakta Judi Online di Jakbar
1. Transaksi Rp200 Miliar Selama 3 Bulan
Terkait pengungkapan kasus tersebut, penyidik menemukan judi online di apartemen Jakarta Barat merupakan sindikat internasional jaringan Kamboja. “Jumlah perputaran uang selama 3 bulan terakhir mencapai Rp200 miliar," ujar Syahduddi yang dikutip, Minggu (14/7/2024).Lihat Juga :