Dua Tahun Buron, Pelaku Pengeroyokan Berhasil Dilumpuhkan
Selasa, 14 April 2020 - 20:57 WIB
Pelaku Debong DItangkap Polisi. Foto/SINDOtv/EraNeizma
PALEMBANG - Setelah dua tahun buron, Debi Kurniawan alias Debong (21) akhirnya merasakan dinginnya hotel prodeo Polda Sumatera Selatan, setelah ditangkap anggota Unit 4 Subdit Jatanras Polda Sumsel, Minggu kemarin (12/4/2020). Debong adalah seorang pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan meninggalnya pegawai honorer Dinas PUCK Kota Palembang.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi, melalui Kanit 4 Kompol Zainuri mengatakan, tersangka yang diamankan merupakan pelaku pengeroyokan terhadap Yogi Randra Sugama (30). Yogi meninggal dengan delapan tusukan. ( Baca: Dua Spesialis Perampas Ponsel Ojol Keok Diterjang Timah Panas )
"Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di dalam diskotik Center Stage (Novotel), pada Minggu 17 Desember 2017 dini hari. Korban dikeroyok oleh enam orang, salah satunya tersangka Debi Kurniawan alias Debong,” kata Kompol Zainuri, Selasa (13/4/2020).
Menurut Kompol Zainuri, hasil interograsi terhadap tersangka terungkap bahwa dia memukul wajah dan menusuk korbannya sebanyak dua kali, di bagian tangan dan perut korban. Namun pihak kepolisian masih terus mendalami lebih lanjut agar mendapatkan lebih banyak fakta atas kejadian tersebut.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi, melalui Kanit 4 Kompol Zainuri mengatakan, tersangka yang diamankan merupakan pelaku pengeroyokan terhadap Yogi Randra Sugama (30). Yogi meninggal dengan delapan tusukan. ( Baca: Dua Spesialis Perampas Ponsel Ojol Keok Diterjang Timah Panas )
"Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di dalam diskotik Center Stage (Novotel), pada Minggu 17 Desember 2017 dini hari. Korban dikeroyok oleh enam orang, salah satunya tersangka Debi Kurniawan alias Debong,” kata Kompol Zainuri, Selasa (13/4/2020).
Menurut Kompol Zainuri, hasil interograsi terhadap tersangka terungkap bahwa dia memukul wajah dan menusuk korbannya sebanyak dua kali, di bagian tangan dan perut korban. Namun pihak kepolisian masih terus mendalami lebih lanjut agar mendapatkan lebih banyak fakta atas kejadian tersebut.
Lihat Juga :