Potensi Didukung KIM, Eman Suherman Berpeluang Kuat Jadi Cabup Terkuat
Senin, 08 Juli 2024 - 20:24 WIB
Potensi didukung KIM, Sekda Majalengka Eman Suherman semakin kuat dalam mengarungi dinamika politik jelang Pilkada 2024. Foto/Dok. SINDOnews
MAJALENGKA - Potensi didukung Koalisi Indonesia Maju (KIM), Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka Eman Suherman semakin kuat dalam mengarungi dinamika politik jelang Pilkada 2024 . Dukungan solid dari KIM diyakini akan berdampak signifikan terhadap prospek keterpilihan Eman pada Pilkada Majalengka mendatang.
"Kalau saya melihat analisis Posisi Kang Eman sekarang ini justru makin kuat," kata Pengamat politik dari Universitas Galuh Aan Anwar Sihabudin dalam keterangannya, Senin (8/7/2024). Baca juga: KPU Tunggu Peraturan Presiden Terkait Pelantikan Calon Kepala Daerah 2024
KIM, merupakan koalisi dari sejumlah partai di parlemen seperti Partai Gerindra, Golkar, PAN, dan Partai Demokrat. Mereka ini berhasil meraih hampir 60% suara pemilih di Kabupaten Majalengka. Koalisi ini juga melibatkan partai di luar parlemen seperti PSI, PBB, dan Gelora.
Meskipun saat ini baru Gerindra dan Golkar yang memberikan sinyal kuat dukungan terhadap Eman, Aan yakin langkah dari kedua partai besar ini akan menjadi pemicu bagi partai lain. "Tidak menutup kemungkinan partai-partai lain akan ikut mengikuti," ujarnya.
"Kalau saya melihat analisis Posisi Kang Eman sekarang ini justru makin kuat," kata Pengamat politik dari Universitas Galuh Aan Anwar Sihabudin dalam keterangannya, Senin (8/7/2024). Baca juga: KPU Tunggu Peraturan Presiden Terkait Pelantikan Calon Kepala Daerah 2024
KIM, merupakan koalisi dari sejumlah partai di parlemen seperti Partai Gerindra, Golkar, PAN, dan Partai Demokrat. Mereka ini berhasil meraih hampir 60% suara pemilih di Kabupaten Majalengka. Koalisi ini juga melibatkan partai di luar parlemen seperti PSI, PBB, dan Gelora.
Meskipun saat ini baru Gerindra dan Golkar yang memberikan sinyal kuat dukungan terhadap Eman, Aan yakin langkah dari kedua partai besar ini akan menjadi pemicu bagi partai lain. "Tidak menutup kemungkinan partai-partai lain akan ikut mengikuti," ujarnya.
Lihat Juga :