Kronologi Terbongkarnya Pabrik Narkoba Terbesar Indonesia di Malang Bermodus Kantor EO
Rabu, 03 Juli 2024 - 20:52 WIB
Barang bukti pabrik pembuatan narkoba di Kota Malang. Foto/Avirista Midaada
MALANG - Pabrik pembuatan narkoba terbesar di Indonesia terungkap di Kota Malang. Total ada 3 jenis narkoba dan psikotropika yang diproduksi pada rumah di Jalan Bukit Barisan No 2, Kelurahan Gadingkasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Wahyu Widada mengungkapkan, pengungkapan pabrik narkoba ini berawal dari adanya temuan ganja sintetis di Apartemen Kalibata City, pada 29 Juni 2024 lalu.
Dari temuan di Jakarta kepolisian dan jajaran terkait mengamankan tiga orang tersangka yakni RR (23) warga Sesa Suka Raya, Karang Bahagia, IR (25) warga Desa Karang Asih, Cikarang Utama, dan HA (21), warga Desa Simpangan, Cikarang Utara, seluruhnya warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Baca juga; Barang Bukti Fantastis Pabrik Narkoba Terbesar Indonesia di Kota Malang
“Kami temukan 23 kilogram sintetis itu. Kemudian kita kembangkan kita lakukan profiling, mengarah barang itu berasal dari pabrik yang ada di Jawa Timur, setelah dikerucutkan lagi ada di Kota Malang," ucap Komjen Pol Wahyu Widada, saat konferensi pers, Rabu (3/7/2024).
Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Wahyu Widada mengungkapkan, pengungkapan pabrik narkoba ini berawal dari adanya temuan ganja sintetis di Apartemen Kalibata City, pada 29 Juni 2024 lalu.
Dari temuan di Jakarta kepolisian dan jajaran terkait mengamankan tiga orang tersangka yakni RR (23) warga Sesa Suka Raya, Karang Bahagia, IR (25) warga Desa Karang Asih, Cikarang Utama, dan HA (21), warga Desa Simpangan, Cikarang Utara, seluruhnya warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Baca juga; Barang Bukti Fantastis Pabrik Narkoba Terbesar Indonesia di Kota Malang
“Kami temukan 23 kilogram sintetis itu. Kemudian kita kembangkan kita lakukan profiling, mengarah barang itu berasal dari pabrik yang ada di Jawa Timur, setelah dikerucutkan lagi ada di Kota Malang," ucap Komjen Pol Wahyu Widada, saat konferensi pers, Rabu (3/7/2024).