Kisah Ratu Jay Shima: Dari Putri Pendeta Menjadi Raja Perempuan Pertama di Jawa

Jum'at, 28 Juni 2024 - 06:59 WIB
Ratu Jay Shima, nama yang kini dikenal sebagai sosok perempuan pertama yang menduduki tahta sebagai raja di Pulau Jawa, menyimpan kisah yang memukau. Foto
Ratu Jay Shima, nama yang kini dikenal sebagai sosok perempuan pertama yang menduduki tahta sebagai raja di Pulau Jawa , menyimpan kisah yang memukau tentang asal usul dan perjalanannya menuju kekuasaan. Terlahir di Sumatera, ia membawa warisan dan kekuatan dari tanah kelahirannya menuju puncak kepemimpinan di Kerajaan Kalingga.

Jay Shima, yang dikenal juga dengan nama Sri Maharani Mahissasuramardini Satyaputikeswara setelah penobatannya, diyakini lahir di sekitar wilayah Sungai Musi, kawasan Banyuasin, pada tahun 611. Konon, ia adalah putri seorang pendeta yang tinggal di wilayah Kerajaan Melayu. Meskipun ada pendapat lain yang menyebutkan ia mungkin putri Hyang Sailendra atau cucu Santanu dari Kerajaan Sriwijaya, mayoritas riwayat mengarah pada Jay Shima sebagai putri dari seorang pendeta.



Jay Shima menikah dengan Kartikeyasingha, putra Sribuja, Raja Melayu. Pernikahan ini menghubungkan dua kekuatan besar, Melayu dan Kalingga. Kartikeyasingha kemudian menjadi raja di Kalingga dan bersama-sama mereka memerintah dengan bijaksana. Namun, pada tahun 674, setelah Kartikeyasingha mangkat, Jay Shima menghadapi tantangan baru dalam hidupnya.

Baca Juga: Kisah Ratu Shima, Perempuan Tangguh Penguasa Pertama Pulau Jawa Dikenal Bijaksana
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!