Bahasa Semut Abuya Ghufron Ulama Ponpes di Malang yang Tuai Kontroversi di Medsos

Kamis, 27 Juni 2024 - 18:39 WIB
Pada video lain juga berisikan bahwa ada penggunaan bahasa Suryani yang juga membuat heboh. Termasuk pengakuan sebagai penjaga neraka yang dianggap kontroversial.

Sontak saja potongan video yang beredar itu menuai pro-kontra di masyarakat. Beberapa masyarakat di media sosial menyindir perkataan Abuya Ghufron.



"Wamakoli inna rohmatan fima Allah. wama Gufron wainnalillahi wainnailahirojiun," tulis warganet mengomentari video itu.

"Jangan ditangkap dulu lagi lucu-lucunya," tulis warganet di komentar lainnya.

Baca juga; Kisah Bijak Para Sufi: Semut dan Capung
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!