Hari Peduli Autis Sedunia, Komnas PA Imbau Orang Tua Lindungi Anak dari Bahaya BPA

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:44 WIB
"Kita tetap berterima kasih kepada pemerintah juga BPOM atas peraturan BPOM Nomor 6 Tahun 2024 yang telah mengundangkan Perubahan Kedua Perka BPOM No 31 Tahun 2018 tentang label pangan olahan. Sehingga intinya galon guna ulang yang beredar harus diberi label berpotensi BPA. Tapi bagi kami, yang memperjuangkan kesehatan anak tak bisa menerima berpotensi tetap harus dihindari," ujarnya.

Baca juga: Ahli Kesehatan Serukan Hidup Sehat Bebas BPA di Momen Peluncuran Buku

Hery menyebut, penyandang Autis di dunia makin meningkat. Menurut data terbaru, setiap 36 kelahiran terdapat satu anak yang lahir autis. "BPA itu sangat berperan besar sebagai penyebabnya. Untuk itu, ibu-ibu harus pandai memilih AMDK yang aman. Yang tidak mengandung BPA," ucapnya.

Sedangkan, Bunda Anak Autis yang juga pemilik sekolah Imaculata Autism Boarding School Imaculata memaparkan, setelah dilakukan penelitian terhadap, darah atau feses anak autis yang dilakukan di Amerika Serikat ternyata banyak mengandung logam berat dan BPA.

"Jadi setelah diperiksa ternyata positif, isinya logam berat dan BPA. Maka dari itu, hindari penggunaan galon guna ulang yang jelas-jelas berpotensi BPA. Sebab BPA butuh waktu untuk meracuni kita," tuturnya.

Dokter Catherine Tjahjadi menjelaskan, BPA masuk ke dalam tubuh karena suhu panas maupun gesekan. Sehingga bermigrasi dari galon ke air. Setelah air dikonsumsi inilah munculnya paparan BPA yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit terutama autis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!