Terungkap Ngerinya Penjaga Kos Bunuh Mahasiswi Universitas Negeri Malang
Kamis, 06 Juni 2024 - 16:08 WIB
Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto mengatakan, pihaknya melaksanakan rekonstruksi untuk menemukan kejelasan antara keterangan saksi dan alat bukti yang ada.
Baca juga: Melawan, Mahasiswi Universitas Negeri Malang Lolos dari Pemerkosaan saat Berangkat Wisuda
Apalagi pembunuhan dan perampokan mahasiswi UM ini sempat menjadi misteri sejak 2019 lalu.
"Alhamdulillah bisa terungkap, hari ini kita melakukan rekonstruksi supaya kita bisa melihat lebih jelas, lebih gampang, lebih nyata, kesesuaian antara keterangan saksi, dan alat bukti," ucap Danang Yudanto, usai proses rekonstruksi.
Proses rekonstruksi juga diharapkan mampu memberikan gambaran ke jaksa penuntut umum (JPU), untuk pemberian tuntutan ke Hisyam Akbar Pahlevi.
Di mana total ada 18 adegan yang dijalankan tersangka, dari mulai tersangka minum miras, menusuk korban, hingga membuang kamera CCTV yang terpasang di dekat musala.
"Ada 18 adegan, yang kita peragakan hari ini, mulai dari tersangka minum bersama temannya di dekat TKP. Kemudian pamit ke temannya untuk membeli rokok, masuk ke TKP merupakan kos-kosan mengambil pisau di dapur lantai dua, turun ke lantai satu, masuk ke salah satu kamar terkunci," terangnya.
Baca juga: Melawan, Mahasiswi Universitas Negeri Malang Lolos dari Pemerkosaan saat Berangkat Wisuda
Apalagi pembunuhan dan perampokan mahasiswi UM ini sempat menjadi misteri sejak 2019 lalu.
"Alhamdulillah bisa terungkap, hari ini kita melakukan rekonstruksi supaya kita bisa melihat lebih jelas, lebih gampang, lebih nyata, kesesuaian antara keterangan saksi, dan alat bukti," ucap Danang Yudanto, usai proses rekonstruksi.
Proses rekonstruksi juga diharapkan mampu memberikan gambaran ke jaksa penuntut umum (JPU), untuk pemberian tuntutan ke Hisyam Akbar Pahlevi.
Di mana total ada 18 adegan yang dijalankan tersangka, dari mulai tersangka minum miras, menusuk korban, hingga membuang kamera CCTV yang terpasang di dekat musala.
"Ada 18 adegan, yang kita peragakan hari ini, mulai dari tersangka minum bersama temannya di dekat TKP. Kemudian pamit ke temannya untuk membeli rokok, masuk ke TKP merupakan kos-kosan mengambil pisau di dapur lantai dua, turun ke lantai satu, masuk ke salah satu kamar terkunci," terangnya.
Lihat Juga :