Keterlaluan, Pasangan Pengemis Ini Minta Sumbangan di Jalan untuk Beli Sabu
Kamis, 20 Agustus 2020 - 06:03 WIB
Selain itu petugas juga menemukan beberapa lembar plastik pembungkus sabu. Kepada petugas, M Nur mengaku mengaku meminta sumbangan dengan modus butuh biaya untuk mengobati anaknya. (Baca juga: Bripda Pol Carolina, Polwan Cantik MC Utama HUT ke-75 RI di Istana Negara)
“Isi tulisan di kotak itu seolah-olah ada keluarganya yang sedang sakit maka dia minta sumbangan. Padahal orang yang di foto itu sudah meninggal, tapi foto itu dipakai sebagai alat untuk minta sumbangan,” kata Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Bukittinggi, Edi Wirman. Edi mengaku tak menyangka jika pasangan yang penampilannya seperti orang miskin atau pengemis namun ternyata pemakai narkoba.
Sementara M Nur mengaku bersama pasangannya kecanduan sabu agar kuat mencari uang dengan modus meminta sumbangan. “Dapat uang hasil sumbangan saya kasih orang tua Rp200 ribu, treus sisanya saya kasih ke istri untuk diberikan ke temannya. Lalu temannya pergi sama aku beli sabu,” katanya.
Dia mengaku memperoleh sabu paket hemat sabu seharga Rp100.000 dari seseorang di kawasan terminal bus Simpang Aur, Bukittinggi. Petugas satpol pp menyerahkan temuan pelaku penyalahgunaan narkoba ini ke Satnarkoba Polres Bukittinggi.
Dua orang pasangan pengemis terjaring razia Satpol PP saat meminta sumbangan di perempatan jalan di Bukittinggi, Sumatera Barat. Foto/iNews/Wahyu Sikumbang
“Isi tulisan di kotak itu seolah-olah ada keluarganya yang sedang sakit maka dia minta sumbangan. Padahal orang yang di foto itu sudah meninggal, tapi foto itu dipakai sebagai alat untuk minta sumbangan,” kata Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Bukittinggi, Edi Wirman. Edi mengaku tak menyangka jika pasangan yang penampilannya seperti orang miskin atau pengemis namun ternyata pemakai narkoba.
Sementara M Nur mengaku bersama pasangannya kecanduan sabu agar kuat mencari uang dengan modus meminta sumbangan. “Dapat uang hasil sumbangan saya kasih orang tua Rp200 ribu, treus sisanya saya kasih ke istri untuk diberikan ke temannya. Lalu temannya pergi sama aku beli sabu,” katanya.
Dia mengaku memperoleh sabu paket hemat sabu seharga Rp100.000 dari seseorang di kawasan terminal bus Simpang Aur, Bukittinggi. Petugas satpol pp menyerahkan temuan pelaku penyalahgunaan narkoba ini ke Satnarkoba Polres Bukittinggi.
Dua orang pasangan pengemis terjaring razia Satpol PP saat meminta sumbangan di perempatan jalan di Bukittinggi, Sumatera Barat. Foto/iNews/Wahyu Sikumbang
(shf)