Dramatis, Jasad 3 Penambang Tertimbun Batu Tebing Bisa Dievakuasi
Kamis, 20 Agustus 2020 - 00:55 WIB
Tiga penambang galian C di Grobogan, Jateng yang sempat tertimbun selama 6 jam akhirnya berhasil dievakuasi dari reruntuhan batu tebing yang sangat besar, Rabu (19/8/2020). Foto/iNews TV/Rustaman Nusantara
GROBOGAN - Tiga penambang galian C di Grobogan, Jateng yang sempat tertimbun selama 6 jam akhirnya berhasil dievakuasi dari reruntuhan batu tebing yang sangat besar, Rabu (19/8/2020). Ketiga korban dievakuasi dalam kondisi tewas dengan tubuh yang sudah rusak dan saling berdekatan.
Petugas harus mendatangkan sebuah alat berat dari Purwodadi, Grobogan untuk mengevakuasi ketiga jenazah penambang yang tewas tertimpa tebing galian C di Desa Katekan, Kecamatan Brati, Grobogan. Proses pemindahan bebatuan besar ini pun sempat mengalami kesulitan karena batu yang terlalu berat untuk di pindahkan. (Baca juga: Janda 2 Anak Ini Jual Rumah Harta Gono Gini, yang Cocok Bisa Jadi Suami)
Namun petugas tidak menyerah dan terus menyingkirkan bebatuan satu persatu. Enam jam setelah musibah longsor, ketiga jasad penambang batu akhirnya berhasil dievakuasi. Keluarga korban yang berada di lokasi longsor hanya bisa menahan kesedihan. Sementara kerabat lainnya berusaha mendampingi keluarga korban. Proses dievakauasi berlangsung dramatis, di mana saat ditemukan posisi korban saling berdekatan. (Baca juga: Bripda Pol Carolina, Polwan Cantik MC Utama HUT ke-75 RI di Istana Negara)
Petugas harus mendatangkan sebuah alat berat dari Purwodadi, Grobogan untuk mengevakuasi ketiga jenazah penambang yang tewas tertimpa tebing galian C di Desa Katekan, Kecamatan Brati, Grobogan. Proses pemindahan bebatuan besar ini pun sempat mengalami kesulitan karena batu yang terlalu berat untuk di pindahkan. (Baca juga: Janda 2 Anak Ini Jual Rumah Harta Gono Gini, yang Cocok Bisa Jadi Suami)
Namun petugas tidak menyerah dan terus menyingkirkan bebatuan satu persatu. Enam jam setelah musibah longsor, ketiga jasad penambang batu akhirnya berhasil dievakuasi. Keluarga korban yang berada di lokasi longsor hanya bisa menahan kesedihan. Sementara kerabat lainnya berusaha mendampingi keluarga korban. Proses dievakauasi berlangsung dramatis, di mana saat ditemukan posisi korban saling berdekatan. (Baca juga: Bripda Pol Carolina, Polwan Cantik MC Utama HUT ke-75 RI di Istana Negara)
Lihat Juga :