Sejarah dan Isi Sumpah Palapa, Manifestasi Program Politik Gajah Mada di Kerajaan Majapahit

Rabu, 22 Mei 2024 - 08:22 WIB

Sejarah Sumpah Palapa



Dilansir dari Jurnal bertajuk "Sejarah Peristiwa Sumpah Palapa dalam Kitab Pararaton", Kitab Pararaton menjelaskan setelah peristiwa Sadeng, Gajah Mada kemudian dilantik oleh Ratu Tribhuwanatunggadewi untuk menjadi Patih Amangkubumi Majapahit.

Baca juga: Kisah Gajah Mada Ekspansi Kerajaan Majapahit usai Ucapkan Sumpah Palapa

Pada saat itu wilayah Kerajaan Majapahit sedang mengalami konflik saat terjadi pemberontakan ketika Majapahit menaklukkan wilayah Sadeng dan Keta.

Peristiwa tersebut berawal dari ulah Ra Kembar yang membuat marah Gajah Mada dan para menteri. Gajah Mada mendapat berita tentang pengepungan Sedeng yang dilakukan oleh Ra Kembar.

Sebagai seorang ksatria sejati yang sangat peduli terhadap negaranya, Gajah Mada kemudian mengabdikan diri untuk ikut serta melindungi Majapahit dari serangan-serangan luar. Di lain pihak, Patih Amangkubhumi Arya Tadah sedang menderita sakit parah.

Patih Amangkubhumi Arya Tadah merasa dirinya sudah tak mampu lagi menjalankan pemerintahan. Arya Tadah kemudian meminta Gajah Mada untuk menggantikan posisinya menjadi patih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!