Fakta-fakta Terbaru Hasil Olah TKP Kecelakaan Maut di Ciater Subang
Selasa, 14 Mei 2024 - 14:41 WIB
Temuan kedua, oli mesin bus berwarna keruh, menunjukkan pelumas mesin tak diganti dalam waktu lama.
"Hasil tes minyak rem pun menunjukkan kandungan air lebih dari 4 persen, melebihi batas aman," ungkap Dirlantas.
Parahnya, jarak antarkampas rem tak sesuai standar, hanya 0,3 milimeter, jauh dari idealnya 0,45 milimeter.
"Selain itu, ditemukan kebocoran di sambungan booster rem, membuat fungsi rem tidak optimal," tambah Kombes Pol Wibowo.
Ironisnya, sang sopir, Sadira (51), mengetahui kondisi rem bermasalah. Buktinya, bus sempat diperbaiki di dekat Gunung Tangkubanparahu dan di rumah makan Bang Ajun di Ciater.
"Hasil tes minyak rem pun menunjukkan kandungan air lebih dari 4 persen, melebihi batas aman," ungkap Dirlantas.
Parahnya, jarak antarkampas rem tak sesuai standar, hanya 0,3 milimeter, jauh dari idealnya 0,45 milimeter.
"Selain itu, ditemukan kebocoran di sambungan booster rem, membuat fungsi rem tidak optimal," tambah Kombes Pol Wibowo.
Ironisnya, sang sopir, Sadira (51), mengetahui kondisi rem bermasalah. Buktinya, bus sempat diperbaiki di dekat Gunung Tangkubanparahu dan di rumah makan Bang Ajun di Ciater.
Lihat Juga :