Mahasiswa Gelar Aksi Camp for Palestine di Alun-alun Tugu Malang
Minggu, 05 Mei 2024 - 21:04 WIB
Dia menyebutkan, menurut data resmi Kementerian Kesehatan Gaza, jumlah warga Palestina yang gugur sejak Israel melancarkan serangannya enam bulan lalu telah mencapai 33.797 orang. Sementara sebanyak 76.465 orang lainnya terluka, terutama dari kalangan wanita dan anak-anak.
Dia menambahkan, lewat aksi Solidarity Camp for Palestine ini, KAMPUZ beserta elemen mahasiswa se-Kota Malang mengajak seluruh civitas academica di Tanah Air untuk bergerak menyuarakan dukungan pada bangsa Palestina yang tertindas. Sekaligus, menyampaikan solidaritas terhadap aksi mahasiswa di AS dan berbagai negara lain di dunia, yang dalam beberapa hari terakhir mendapatkan perlakuan represif dari aparat.
Baca juga; Ketika Para Mahasiswa Yahudi Demo Pro-Palestina di Kampus-kampus AS
Selain itu, KAMPUZ juga menyerukan pada AS dan negara-negara pendukung Israel untuk mengakhiri standar ganda tentang HAM, demokrasi, dan kebebasan berpendapat yang selama ini terbukti sekadar jargon dan propaganda.
“Setelah perang Gaza hampir tujuh bulan terakhir, semua menjadi gamblang. Saat ini, kami dan jutaan manusia di muka bumi, tidak lagi bisa dibodohi oleh Amerika, Israel dan para sekutunya,” kata Sendiko.
Dia menambahkan, lewat aksi Solidarity Camp for Palestine ini, KAMPUZ beserta elemen mahasiswa se-Kota Malang mengajak seluruh civitas academica di Tanah Air untuk bergerak menyuarakan dukungan pada bangsa Palestina yang tertindas. Sekaligus, menyampaikan solidaritas terhadap aksi mahasiswa di AS dan berbagai negara lain di dunia, yang dalam beberapa hari terakhir mendapatkan perlakuan represif dari aparat.
Baca juga; Ketika Para Mahasiswa Yahudi Demo Pro-Palestina di Kampus-kampus AS
Selain itu, KAMPUZ juga menyerukan pada AS dan negara-negara pendukung Israel untuk mengakhiri standar ganda tentang HAM, demokrasi, dan kebebasan berpendapat yang selama ini terbukti sekadar jargon dan propaganda.
“Setelah perang Gaza hampir tujuh bulan terakhir, semua menjadi gamblang. Saat ini, kami dan jutaan manusia di muka bumi, tidak lagi bisa dibodohi oleh Amerika, Israel dan para sekutunya,” kata Sendiko.
(wib)
Lihat Juga :