Sejarah Kerajaan Sunda: Asal-usul, Daftar Raja hingga Peninggalan

Selasa, 23 April 2024 - 15:44 WIB
19. Prabu Sanghyang Ageng (1019-1030 M)

20. Prabu Detya Maharaja Sri Jayabuopati (1030-1042 M)

Peninggalan Kerajaan Sunda



Pada pembagian wilayah antara Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh, Sungai Citarum menjadi pembatas. Sebagaimana kerajaan-kerajaan lain, Kerajaan Sunda juga memiliki sejumlah peninggalan seperti candi hingga prasasti. Berikut beberapa di antaranya.

-Prasasti Pasir Datar

Prasasti Pasir Datar ditemukan sekitar 1872 di Cisande, Sukabumi. Terbuat dari batu alam, isinya belum ditranskripsi, sehingga masih sulit diketahui isinya. Saat ini, prasasti tersebut disimpan ke Museum Nasional Indonesia.

-Prasasti Cikapundung

Prasasti ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke-14. Pada bagiannya, terdapat tulisan dengan huruf Sunda kuno, gambar telapak tangan, telapak kaki, dan wajah.

-Prasasti Ulubelu

Berikutnya ada Prasasti Ulubelu. Prasasti ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke-15.

Pada beberapa bagiannya prasasti tersebut dikatakan berisi mantra permintaan tolong kepada dewa-dewa seperti Batara Guru (Siwa), Brahma, dan Wisnu. Selain itu, ada juga permintaan yang ditujukan pada penguasa air, tanah, maupun pohon untuk menjaga keselamatan dari musuh.

-Prasasti Huludayeuh

Prasasti Huludayeuh diketahui para peneliti sekitar 1991. Namun, kondisinya tidak utuh, sehingga isi dalam prasasti tidak dapat diketahui seluruhnya.

-Prasasti Kebon Kopi II

Nama Kebon Kopi II disematkan karena jarak penemuan prasasti ini dekat dengan Prasasti Kebon Kopi I. Ditemukan di Bogor sekitar abad ke-19, prasasti tersebut ditulis dengan bahasa Melayu Kuno dan berisi tentang raja Sunda yang menduduki kembali tahtanya sekitar tahun 932 Masehi.

Demikianlah ulasan mengenai sejarah Kerajaan Sunda yang bisa diketahui. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!