Kisah Sunan Giri Dirikan Pesantren, Sempat Diserang Majapahit

Selasa, 09 April 2024 - 06:17 WIB
Baca Juga: Strategi Sultan Agung Taklukkan Kerajaan Giri Kedaton Warisan Sunan Giri

Di atas bukit itu, raden Paku mendirikan sebuah bernama Giri Kedaton. Sebagai pemimpin pesantren pesantren tersebut, Raden Paku lalu bergelar Prabu Satmata, atau Sunan Giri I. Saat pesantren Giri Kedaton telah didirikan, banyak santri yang berbondong-bondong belajar di dalamnya.

Para santri yang belajar di Giri Kedaton itu bukan hanya dari Jawa, melainkan dari berbagai penjuru Nusantara bahkan ada yang berasal dari Ternate. Begitupula, Giri Kedaton menerima santri dari berbagai kelas sosial. Para santri yang belajar di Giri Kedaton karenanya bukan hanya dari kalangan rakyat kecil, tetapi juga para pangeran dan bangsawan.

Pada saat yang sama, Kerajaan Majapahit memasuki usia keruntuhannya. Di masa-masa rapuhnya itu, Majapahit sempat dilanda kekhawatiran melihat perkembangan Giri Kedaton yang begitu pesat. Para pangeran yang telah menamatkan pendidikan dari Giri Kedaton dan telah kembali ke negeri masing-masing banyak mengobarkan semangat baru untuk lepas dari kekuasaan Majapahit.

Sejak meletusnya Perang Paregreg tahun 1401-1406, daerah kekuasaan Majapahit memang semakin berkurang dan kian menunjukkan kemundurannya. Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa kekuatan Giri Kedaton kian membuat Majapahit terpuruk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!