Cerita Istri Agung sebelum Kapal Terbalik di Perairan Jepang, Ombak Besar dan Tetap Puasa
Rabu, 20 Maret 2024 - 22:44 WIB
Dia menceritakan, dalam komunikasi terakhir tadi Agung sempat mengabarkan kalau kondisi ombak cukup besar. "Dia bilang ombaknya gede. Dia cerita itu, dan sempat mabuk," tambahnya. Dalam komunikasi itu Agung juga bercerita tetap berpuasa.
Nabila kemudian menceritakan, korban Agung berangkat dari Bangkalan ke Jakarta pada 23 Februari lalu. Selanjutnya terbang ke Bussan, Korea Selatan. Sesampai di Korea, tidak bisa langsung berlayar karena cuaca buruk dan ombaknya besar.
"Seminggu di hotel (Korea) karena kapalnya telat datang. Ombak besar," ungkap Nabila. Korban Agung dan awak kapal lainnya baru bisa naik kapal pada puasa hari ketiga atau 14 Maret 2024.
Diberitakan, kapal bernama Keoyoung Sun diawaki 11 kru, termasuk 8 ABK WNI terbalik di perairan Jepang, Rabu (20/3/2024). Pejabat Penjaga Pantai Jepang, seperti dikutip dari kantor berita Yonhap, mengatakan lima kru kapal masih dalam pencarian dan enam lainnya diselamatkan.
Baca juga; Iran Bebaskan Kapal Tanker Korea Selatan yang Disita
Nabila kemudian menceritakan, korban Agung berangkat dari Bangkalan ke Jakarta pada 23 Februari lalu. Selanjutnya terbang ke Bussan, Korea Selatan. Sesampai di Korea, tidak bisa langsung berlayar karena cuaca buruk dan ombaknya besar.
"Seminggu di hotel (Korea) karena kapalnya telat datang. Ombak besar," ungkap Nabila. Korban Agung dan awak kapal lainnya baru bisa naik kapal pada puasa hari ketiga atau 14 Maret 2024.
Diberitakan, kapal bernama Keoyoung Sun diawaki 11 kru, termasuk 8 ABK WNI terbalik di perairan Jepang, Rabu (20/3/2024). Pejabat Penjaga Pantai Jepang, seperti dikutip dari kantor berita Yonhap, mengatakan lima kru kapal masih dalam pencarian dan enam lainnya diselamatkan.
Baca juga; Iran Bebaskan Kapal Tanker Korea Selatan yang Disita
Lihat Juga :