Atasi Banjir Demak-Kudus, BNPB Perbaiki Tanggul Sungai Wulan yang Jebol
Selasa, 19 Maret 2024 - 20:12 WIB
Abdul Muhari yang akrab disapa Aam menambahkan, penyedotan air yang menggenangi ruas pantura juga menjadi prioritas agar bisa dilewati. “Ini estimasinya itu membutuhkan 4-5 hari atau karena kapasitas pompa yang sedikit banyak kita targetkan 3 hari,” ucapnya.
Aam menyebutkan bahwa dua wilayah di Jawa Tengah yakni Demak dan Kabupaten Kudus ketinggian banjir masih signifikan mencapai 30-180 centimeter. Dari peninjauan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ke sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang terdampak bencana diketahui wilayah Demak dan Kudus yang paling parah.
“Dari Kabupaten/Kota terdampak ini untuk yang masih signifikan daerah genangan dan banjirnya dengan ketinggian 30-180 centimeter atau maksimal 2 meter itu tinggal di wilayah Demak dan Kudus,” ujarnya.
Baca juga; Antisipasi Banjir Jawa Tengah Semakin Parah, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca
Banjir menerjang sejumlah kota/kabupaten di Jawa Tengah, seperti Kendal, Semarang, Pati, Jepara, Kudus, Demak dan Grobogan. Banjir yang mengepung wilayah Jawa Tengah ini akibat cuaca ekstrem akhir pekan lalu.
Aam menyebutkan bahwa dua wilayah di Jawa Tengah yakni Demak dan Kabupaten Kudus ketinggian banjir masih signifikan mencapai 30-180 centimeter. Dari peninjauan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto ke sejumlah Kabupaten/Kota di Jawa Tengah yang terdampak bencana diketahui wilayah Demak dan Kudus yang paling parah.
“Dari Kabupaten/Kota terdampak ini untuk yang masih signifikan daerah genangan dan banjirnya dengan ketinggian 30-180 centimeter atau maksimal 2 meter itu tinggal di wilayah Demak dan Kudus,” ujarnya.
Baca juga; Antisipasi Banjir Jawa Tengah Semakin Parah, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca
Banjir menerjang sejumlah kota/kabupaten di Jawa Tengah, seperti Kendal, Semarang, Pati, Jepara, Kudus, Demak dan Grobogan. Banjir yang mengepung wilayah Jawa Tengah ini akibat cuaca ekstrem akhir pekan lalu.
(wib)
Lihat Juga :