Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Demo Tolak Hak Angket sambil Bagikan Takjil
Rabu, 13 Maret 2024 - 18:52 WIB
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cinta Indonesia menggelar aksi unjuk rasa tolak hak angket sambil ngabuburit di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cinta Indonesia menggelar aksi unjuk rasa tolak hak angket sambil ngabuburit di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (13/3/2024). Mereka menyuarakan penolakan terhadap hak angket karena berpotensi dapat memecah belah keutuhan bangsa dan negara.
Massa juga menuntut agar DPR fokus bekerja untuk rakyat, tidak terjebak dengan manuver politik seputar hak angket dan pemilu. Masih banyak rancangan undang-undang yg seharusnya menjadi prioritas, namun hingga kini belum juga tuntas untuk disahkan. ”Salah satunya tentang perampasan aset,” kata coordinator aksi FR Ramadhan Situmorang.
Menurutnya, aksi unjuk rasa ini juga sebagai bentuk nyata wujud kepedulian dan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia. Melalui aksi ini, massa berharap agar aspirasi yang telah disampaikan didengar oleh pemerintah dan seluruh masyarkat Indonesia.
”Kami mengajak semua pihak untuk tetap menghormati KPU dan Bawaslu serta terus menjaga kondusifitas, keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat demi keutuhan bangsa dan negara," ujarnya.
Massa juga menuntut agar DPR fokus bekerja untuk rakyat, tidak terjebak dengan manuver politik seputar hak angket dan pemilu. Masih banyak rancangan undang-undang yg seharusnya menjadi prioritas, namun hingga kini belum juga tuntas untuk disahkan. ”Salah satunya tentang perampasan aset,” kata coordinator aksi FR Ramadhan Situmorang.
Menurutnya, aksi unjuk rasa ini juga sebagai bentuk nyata wujud kepedulian dan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia. Melalui aksi ini, massa berharap agar aspirasi yang telah disampaikan didengar oleh pemerintah dan seluruh masyarkat Indonesia.
”Kami mengajak semua pihak untuk tetap menghormati KPU dan Bawaslu serta terus menjaga kondusifitas, keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat demi keutuhan bangsa dan negara," ujarnya.
Lihat Juga :