Sejumlah Wilayah di Sumatra Barat Terendam Banjir, 45.868 Orang Mengungsi

Jum'at, 08 Maret 2024 - 18:13 WIB
Kemudian Kabupaten Pesisir Selatan, BPBD setempat melaporkan tiga orang meninggal dunia dan sembilan orang dinyatakan hilang akibat bencana banjir dan longsor. Sekitar 20.004 rumah milik 20.004 kepala keluarga terdampak.

Baca juga; Tanggul Sungai Sadar Jebol, 4 Kecamatan di Mojokerto Diterjang Banjir

“Banjir membuat 45.868 masyarakat mengungsi ke tempat lebih aman. Tim gabungan masih berada di lokasi melakukan penanganan dan bersiaga,” ujar Aam sapaan Abdul Muhari.

Sementara itu, banjir juga terjadi di Kabupaten Kepulauan Mentawai, tepatnya Desa Saurenuk Kecamatan Sipora Selatan. Selain itu tanah longsor melanda Desa Bosua yang juga berada di Kecamatan Sipora Selatan. Hingga kini BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai masih melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan aparat setempat.

Peristiwa serupa juga melanda wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Banjir terjadi di kecamatan Lubuak Aluang, 2x11 Kayu Tanam, Batang Anai, V Koto, Sungai Limau, Sitonga, V Koto Timur, Anam Lingkuang, 2x11 Enam Lingkuang, Nan Sabaris, Sungai Geringging, VII Koto, V Koto, VII Koto Patamuan, Ulakan Tapakih.

Tanah longsor terjadi di Kecamatan Lubuak Aluang, 2x11 Kayu Tanam, 2x11 Enam Lingkuang, Batang Anai, Sungai Geringging, V Koto, Sungai Limau, V Koto Timur, VII Koto Patamuan. BPBD Kabupaten Padang Pariaman lakukan pendataan dan evakuasi di lokasi terdampak.

Baca juga; Banjir di Belu NTT, Seorang Warga Meninggal Terseret Arus

BPBD Kabupaten Agam melaporkan, banjir yang sempat genangi rumah warga dan ruas jalan di Kecamatan Palembayan sudah mulai surut. Selain banjir, dilaporkan terjadi tanah longsor di dua titik, yaitu di Kecamatan Malalak yang menutupi ruas jalan kabupaten dan di Kecamatan Tanjung Raya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!