Labuan Bajo Tertinggi ke-2 Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di NTT, Ini Penyebabnya
Minggu, 03 Maret 2024 - 09:52 WIB
Kasus lakalantas di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, menempati peringkat ke-2 tertinggi di NTT. Foto/Ilustrasi/Dok.Sindonews
MANGGARAI BARAT - Kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat , Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi perhatian serius. Pada tahun 2023, Labuan Bajo menempati peringkat ke-2 tertinggi kasus lakalantas di NTT.
Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, Iptu Kaha Rudin, mengatakan bahwa sepanjang tahun 2023, terdapat 102 kasus lakalantas di Labuan Bajo. "Kecelakaan ini mengakibatkan 13 orang meninggal dunia, 112 luka berat, dan 27 luka ringan. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 110 juta," katanya, Sabtu (3/3/2024).
Iptu Kaha Rudin mengungkapkan beberapa faktor yang menjadi penyebab tingginya angka lakalantas di Labuan Bajo, di antaranya kurangnya kesadaran pengendara dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Kemudian, masih banyak pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman. Berkendara dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan. Kondisi jalan yang rusak dan minimnya rambu-rambu lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Manggarai Barat, Iptu Kaha Rudin, mengatakan bahwa sepanjang tahun 2023, terdapat 102 kasus lakalantas di Labuan Bajo. "Kecelakaan ini mengakibatkan 13 orang meninggal dunia, 112 luka berat, dan 27 luka ringan. Kerugian material ditaksir mencapai Rp 110 juta," katanya, Sabtu (3/3/2024).
Iptu Kaha Rudin mengungkapkan beberapa faktor yang menjadi penyebab tingginya angka lakalantas di Labuan Bajo, di antaranya kurangnya kesadaran pengendara dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Kemudian, masih banyak pengendara yang tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman. Berkendara dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan. Kondisi jalan yang rusak dan minimnya rambu-rambu lalu lintas.
Lihat Juga :