Harga Beras Melambung Sebabkan Inflasi di Jakarta
Sabtu, 02 Maret 2024 - 15:17 WIB
Meski demikian, inflasi Jakarta masih terkendali dan aman sebesar 2,12% (yoy), masih terkendali dalam sasaran 2,5±1%.
“Meski dalam catatan ada peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya (1,83%, yoy). Inflasi tersebut lebih rendah dari nasional (2,75%, yoy),” ujar Arlyana, Jumat (1/3/2024).
Dia memaparkan inflasi kelompok makanan sebesar 1,24 persen dan lebih tinggi dari deflasi 0,06% (mtm) disebabkan tingginya harga beras dan cabai karena biaya produksi, penurunan produktivitas, dan mundurnya masa panen sebagai dampak lanjutan El Nino.
Sektor makanan terkendali karena bawang merah, cabai rawit, dan tomat mampu menahan inflasi.
Sementara untuk transportasi, inflasi tercatat tinggi sebesar 0,72% (mtm) dibandingkan bulan lalu deflasi 2,16% (mtm).
“Meski dalam catatan ada peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya (1,83%, yoy). Inflasi tersebut lebih rendah dari nasional (2,75%, yoy),” ujar Arlyana, Jumat (1/3/2024).
Dia memaparkan inflasi kelompok makanan sebesar 1,24 persen dan lebih tinggi dari deflasi 0,06% (mtm) disebabkan tingginya harga beras dan cabai karena biaya produksi, penurunan produktivitas, dan mundurnya masa panen sebagai dampak lanjutan El Nino.
Sektor makanan terkendali karena bawang merah, cabai rawit, dan tomat mampu menahan inflasi.
Sementara untuk transportasi, inflasi tercatat tinggi sebesar 0,72% (mtm) dibandingkan bulan lalu deflasi 2,16% (mtm).
Lihat Juga :