BPOM Temukan 61 Makanan Siap Saji di Banten Terkandung Bahan Kimia Berbahaya, Apa Saja?
Kamis, 29 Februari 2024 - 12:43 WIB
Pada hari ini, BPOM Serang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lebak melaksanakan program Desa Pangan Aman, Keamanan Pangan Jajanan Sekolah dan Pasar Pangan Berbasis Komunitas.
”Kita akan sosialisasi kepada masyarakat termasuk para produsen maupun pedagangnya sehingga masyarakat bisa terhindar dari olahan pangan berbahaya,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Budi Santoso berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lebak dengan BPOM Serang ini bisa meminimalisir penyebaran pangan berbahaya di Bumi Multatuli.
”Jadi nanti kegiatannya itu BPOM memberikan Bimtek, sosialisasi kepada konsumen maupun produsennya juga,” kata Budi.
”Kami mengimbau agar mempromosikan makanan siap makan yang aman dan higienis, perhatikan jangan mengambil keuntungan sebesar-besarnya jaminan masyarakat itu penting, kalau ketahuan hasil pangannya berbahaya yang rugi itu produsen sendiri,” tegasnya.
”Kita akan sosialisasi kepada masyarakat termasuk para produsen maupun pedagangnya sehingga masyarakat bisa terhindar dari olahan pangan berbahaya,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Budi Santoso berharap kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lebak dengan BPOM Serang ini bisa meminimalisir penyebaran pangan berbahaya di Bumi Multatuli.
”Jadi nanti kegiatannya itu BPOM memberikan Bimtek, sosialisasi kepada konsumen maupun produsennya juga,” kata Budi.
”Kami mengimbau agar mempromosikan makanan siap makan yang aman dan higienis, perhatikan jangan mengambil keuntungan sebesar-besarnya jaminan masyarakat itu penting, kalau ketahuan hasil pangannya berbahaya yang rugi itu produsen sendiri,” tegasnya.
(ams)
Lihat Juga :