Antre Beras Bulog di Tegal Ricuh, Warga Terlibat Adu Mulut

Selasa, 20 Februari 2024 - 11:14 WIB
Adu mulut pun tak terhindarkan warga yang yang mengaku sebagai pedagang di Pasar Kejambon Kota Tegal itu berdalih punya prioritas untuk didahulukan. Namun, sikap itu justru diprotes oleh warga yang telah antre lebih dahulu.

Seorang warga, Sidik, mengaku kecewa penjualan beras dihentikan karena ada satu orang yang menerobos antrean minta diprioritaskan. “Warga yang menyerobot antrean mengakibatkan penjualan beras murah dihentikan,” katanya.

Kericuhan ini kemudian diselesaikan oleh Kepala Pasar Kejambon. Setelah sempat terhenti, akhirnya penjualan beras murah kembali dilanjutkan.

Baca juga; Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta

Berbeda dengan pekan lalu, penjualan beras murah dibatasi dari sebelumnya perorang maksimal membeli 4 kantung beras, hari ini hanya 2 kantong saja, Meskipun pedagang menambah stok penjualan menjadi 2,5 ton dari sebelumnya 2 ton beras SPHP.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!