Fisipol UGM Kritik Sikap Pratikno dan Ari Dwipayana
Senin, 12 Februari 2024 - 16:02 WIB
Ketua DPP Fisipol UGM Abdul Gaffar Karim menambahkan kampus sebagai bagian demokrasi memiliki kewajiban moral untuk menjadi penyeimbang kekuasaan dan sebagai kontrol kekuasaan. Dia menyambut baik apa yang disampaikan mahasiswa kepada dua dosennya, Pratikno dan Ari Dwipayana.
“Mereka diimbau untuk bisa menjaga demokrasi, kembali menjadi akademisi bagian dari kontrol penguasa. Sebab, sejak diberitakan peran keduanya sebagai perusak demokrasi menimbulkan rasa gundah di kalangan internal Fisipol UGM," ujarnya.
Oleh karenanya, DPP Fisipol meminta agar mereka menarik diri dulu dari upaya-upaya memenangkan salah satu kandidat. Keduanya lebih elegan melaksanakan tugas negara sesuai dengan perannya di Kesekretariatan Negara.
“Mereka diimbau untuk bisa menjaga demokrasi, kembali menjadi akademisi bagian dari kontrol penguasa. Sebab, sejak diberitakan peran keduanya sebagai perusak demokrasi menimbulkan rasa gundah di kalangan internal Fisipol UGM," ujarnya.
Oleh karenanya, DPP Fisipol meminta agar mereka menarik diri dulu dari upaya-upaya memenangkan salah satu kandidat. Keduanya lebih elegan melaksanakan tugas negara sesuai dengan perannya di Kesekretariatan Negara.
(wib)
Lihat Juga :