Demo Warga Gresik Tolak Terminal Bongkar Muat Batubara Ricuh

Kamis, 13 Agustus 2020 - 02:19 WIB
Warga dari tiga desa yang menggelar unjuk rasa pengoperasian terminal bongkar muat batubara ricuh dengan petugas. Foto/INEWSTv/Agus Ismanto
GRESIK - Unjuk rasa ratusan warga menolak pengoperasian terminal bongkar muat truk pengangkut batubara milik PT Gresik Jasa Tama (GJT) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur , berakhir ricuh.

Aksi protes warga terjadi saat PT GJT kembali mengoperasikan terminal bongkar muat batubara setelah sempat berhenti selama 8 bulan. (BACA JUGA: Pijar Lampu Warga Kota Pahlawan Dari Benderang Sampah )



Warga menolak karena menilai pengoperasian terminal bongkar muat batubara itu dapat menyebabkan debu yang mengganggu kesehatan. (BACA JUGA: Komnas Perlindungan Anak Minta Pendeta Hanny Dituntut Maksimal )

Kericuhan terjadi saat pengunjuk rasa mencoba menghentikan kendaraan truk pengangkut batubara yang melintas di ruas Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kemuteran, Kecamatan Gresik Kota, Kabupaten Gresik. (BACA JUGA: Cemburu Ada Aroma Sperma di Kursi, Pemuda Ini Bunuh Janda Cantik )

Petugas kepolisian dari Polres Gresik yang mengamankan aksi unjuk rasa menghadang dan menghalau pengunjukrasa. Akibatnya mereka terlibat aksi saling dorong hingga nyaris bentrok.

Emosi pengunjuk rasa akhirnya reda setelah Kapolres Gresik AKBP Arif Fitrianto menemui dan mengajak berunding.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!