Demokrasi Terancam, Akademisi Universitas Negeri Malang Sampaikan 5 Tuntut ke Presiden
Senin, 05 Februari 2024 - 14:59 WIB
Civitas akademi Universitas Negeri Malang menyampaikan keprihatinannya atas sikap para pemimpin bangsa yang dinilai kurang terpuji dan mengancam demokrasi. Foto/Avirista Midaada
MALANG - Civitas akademi Universitas Negeri Malang (UM) menyampaikan keprihatinannya atas sikap para pemimpin bangsa yang dinilai kurang terpuji dan mengancam demokrasi. Hal ini disampaikan para guru besar, dosen, akademisi, dan mahasiswa UM dalam pernyataan sikapnya di Graha Rektorat UM, Senin (5/2/2024) siang.
"Kami, segenap civitas akademika Universitas Negeri Malang menyatakan keprihatinan yang mendalam atas, perilaku kurang terpuji yang mengancam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdemokrasi dan bermartabat," kata Prof Hari Wahyono, Guru Besar Fakultas Ekonomi UM.
Hari Wahyono menambahkan, adanya praktik-praktik culas dari orang-orang yang mabuk kekuasaan telah mengoyak nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Pihaknya juga menyoroti, perilaku yang menjauh dari nilai-nilai keberadaban, kejujuran, tanggung jawab, kekonsistenan, dan keteladanan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan, dan pendidikan bangsa.
Baca juga; Akademisi Lintas Kampus di Malang Serukan Keprihatinan Krisis Etika Moral Para Pemimpin
"Kami, segenap civitas akademika Universitas Negeri Malang menyatakan keprihatinan yang mendalam atas, perilaku kurang terpuji yang mengancam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdemokrasi dan bermartabat," kata Prof Hari Wahyono, Guru Besar Fakultas Ekonomi UM.
Hari Wahyono menambahkan, adanya praktik-praktik culas dari orang-orang yang mabuk kekuasaan telah mengoyak nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Pihaknya juga menyoroti, perilaku yang menjauh dari nilai-nilai keberadaban, kejujuran, tanggung jawab, kekonsistenan, dan keteladanan yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan, dan pendidikan bangsa.
Baca juga; Akademisi Lintas Kampus di Malang Serukan Keprihatinan Krisis Etika Moral Para Pemimpin
Lihat Juga :