Warga Mulai Mengais Puing Bangunan di Lokasi Amukan si Jago Merah

Rabu, 12 Agustus 2020 - 13:43 WIB
Lurah Duri Selatan, M. Ghufri menerangkan, berdasarkan data sementara ada 113 rumah di tiga RT yang terbakar dan puluhan kios di Pasar Pos Duri yang berada berhimpitan dengan permukiman padat penduduk itu. (Baca juga: Ungsikan Korban Kebakaran, Jalan Tanah Sereal Ditutup )

"Data sementara baru 113 rumah dari sekitar 250 KK dengan 685 jiwa. Kebakaran ini ada di tiga RT, yakni RT 01, 02 dan 03 di RW 5 itu yabg permukiman, tapi ada juga di RT 10, itu yang pasar. Untuk pasar lokasi pastinya belum ada, tapi perkiraan ada 25-30 kios yang terbakar," papar Ghufri di lokasi.

Ghufri mengatakan, untuk sementara para korban kebakaran itu diungsikan di empat lokasi, yakni aula Kelurahan Duri Selatan, rumah dinas lurah, Sekolah Damai dan ada juga di wilayah Duri Utara yakni di Sekolah Pelita. Sementara itu, hingga kini masih belum bisa diketahui penyebab pasti dari kebakaran di permukiman padat penduduk tersebut.

"Kalau di masyarakat katanya listrik. Tapi ada juga saksi mata yang bilang ini kompor meleduk. Jadi masih belum pasti, kita tunggu dari polisi," kata Ghufri. (Baca juga: Bupati Muba Dodi Reza Beri Atensi Khusus Wilayah Timur )

Sebelumnya, kebakaran hebat kembali melanda kawasan Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, Selasa 11 Agustus 2020 malam. Akibat kejadian ini, 974 jiwa warga di empat RT terpaksa harus mengungsi.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!