Momen Para Perempuan Tangguh Berperang Bantu Pangeran Diponegoro Lawan Belanda

Sabtu, 20 Januari 2024 - 06:30 WIB
Perang Jawa semasa Pangeran Diponegoro membuat para perempuan ikut ke medan pertempuran. Foto/Ilustrasi/Ist
JAKARTA - PERANG Jawa semasa Pangeran Diponegoro membuat para perempuan ikut ke medan pertempuran. Tak sekadar membantu suplai logistik saja, ada beberapa perempuan yang turut angkat senjata membantu peperangan.

Sejumlah nama perempuan tangguh muncul saat masa peperangan Jawa melawan Belanda. Dua nama yang menjadi sorotan pemerintah Belanda saat itu yaitu Raden Ayu Yudokusumo dan Raden Ayu Serang atau yang dikenal dengan Nyi Ageng Serang.



Raden Ayu Serang, atau yang dikenal sebagai Nyi Ageng Serang, ibu Pangeran Serang II. Dia konon memiliki garis keturunan Wali Songo, sebagaimana dikutip dari buku "Takdir : Riwayat Pangeran Diponegoro 1785 - 1855" dari Peter Carey,

Baca juga; Pertempuran Pasukan Pangeran Diponegoro Melawan Koalisi Pacitan dan Belanda

Sementara yang berikutnya Raden Ayu Yudokusumo, salah seorang putri Sultan Hamengkubuwono I yang menikah dengan seorang bupati mancanagara Yogya. Raden Ayu Serang disebut memimpin pasukan berkekuatan 500 orang di sekitar Serang - Demak, di kala putranya Pangeran Serang II, menyerang posisi-posisi Belanda di Pantai Utara, bulan Agustus - September 1825.

Dia juga dikabarkan tersohor memiliki kesaktian yang diperolehnya setelah banyak bertapa di gua-gua di pantai selatan. Perempuan yang sezaman dengan Nyi Ageng Serang adalah Raden Ayu Yudokusumo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!