Teror Penembakan Misterius di Tangerang Raya Terungkap, Pelaku 3 Remaja
Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:41 WIB
Bersama dengan si kembar Clerence dan Christoper, dengan meminjam mobil Avanza orang tuanya, ketiganya pun beraksi melakukan penembakan secara sporadis di ketiga wilayah Tangerang Raya tersebut.
"Saya beli airsoft gun dan air gun dari online dan offline. Saaran penembakan orang yang tidak pakai helm dan berkeliaran di jalan. Penembakan dilakukan dari mobil," paparnya. (Baca juga: Ada Penembakan, Trump Dikawal Secret Service Tinggalkan Ruang Gedung Putih )
Sementara itu, Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan mengatakan, alasan para pelaku menembak untuk membubarkan balap liar tidak bisa dipercaya. Pasalnya, yang menjadi korban penembakan bukan pelaku balap liar.
"Motivasi mereka ingin membubarkan balap liar, namun tidak sesuai dengan fakta penyidikan. Korbannya pengguna jalan raya. Makanya motif terus kita gali," ungkapnya.
Aksi teror penembakan mereka, berlangsung sejak 3 bulan terakhir. Di Kota Tangsel, mereka telah melakukan aksinya sebanyak 7 kali dengan jumlah korban sebanyak 8 orang. Para korban ditembak dengan peluru mimis.
"Saya beli airsoft gun dan air gun dari online dan offline. Saaran penembakan orang yang tidak pakai helm dan berkeliaran di jalan. Penembakan dilakukan dari mobil," paparnya. (Baca juga: Ada Penembakan, Trump Dikawal Secret Service Tinggalkan Ruang Gedung Putih )
Sementara itu, Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan mengatakan, alasan para pelaku menembak untuk membubarkan balap liar tidak bisa dipercaya. Pasalnya, yang menjadi korban penembakan bukan pelaku balap liar.
"Motivasi mereka ingin membubarkan balap liar, namun tidak sesuai dengan fakta penyidikan. Korbannya pengguna jalan raya. Makanya motif terus kita gali," ungkapnya.
Aksi teror penembakan mereka, berlangsung sejak 3 bulan terakhir. Di Kota Tangsel, mereka telah melakukan aksinya sebanyak 7 kali dengan jumlah korban sebanyak 8 orang. Para korban ditembak dengan peluru mimis.
Lihat Juga :