Mengupas Asa Vea, Bocah Penyandang Disabilitas Berkeinginan Tinggi untuk Sekolah

Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:20 WIB
Keinginan bersekolah Vea terlihat kala itu. Meski berusia 8 tahun, dia tak malu dan tetap berangkat sekolah dengan bantuan kursi roda. Kakinya tak kuat menopang tubuh sehingga tak memungkinkan berjalan jauh dari rumah menuju sekolah.

“Selama di TK dua tahun saya antar jemput pakai kursi roda. Setelah lulus TK tahun kemarin usia 10 tahun dan ingin melanjutkan ke SD. Namun belum bisa karena kondisinya seperti ini,” jelas Adin.

Dia pun berharap anaknya bisa sekolah di sekolah normal karena memiliki kemampuan sama dengan anak normal lainnya. Bisa membaca, menulis dan berhitung, namun ada keterbatasan kemampuan jalan saja.

Demi menuruti keinginan bersekolah, anak menjalani terapi di Balai Besar Rehabislitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Vea dibantu untuk latihan meluruskan kaki dan mengangkat badannya sendiri oleh ahli terapis. (BACA JUGA: Tammy Duckworth, Bakal Cawapres Biden yang Pernah Tinggal di Jakarta)

Kemudian dilatih duduk dari posisi tiduran secara benar untuk melatih kekuatan tangan dan kakinya. Anak dari tenaga bangunan itu juga selalu dimotivasi untuk lebih bersemangat agar proses terapi berjalan lancar.

Semangat bocah bergangguan fisik untuk bersekolah itu didengar oleh Wakil Bupati Blora Arief Rohman. Dia bersama petugas dari Baznas dan Dinas Sosial menjenguk proses terapi Vea untuk melihat perkembangannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!