Kisah Gajah Mada Ungkap Penyesalan ke Gayatri karena Bunuh Menteri Keamanan Majapahit

Jum'at, 12 Januari 2024 - 06:00 WIB
Baca Juga: Momen Gayatri Panggil Gajah Mada Pasca Sumpah Palapa yang Berujung Konflik di Istana Majapahit

Alhasil, Gajah Mada sebagaimana dikisahkan pada buku "Gayatri Rajapatni : Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit", dari Earl Drake, ia dipanggil oleh Gayatri, dewan penasehat raja sekaligus ibu dari Tribhuwana Tunggadewi, sang penguasa Majapahit.

Gayatri menghendaki agar perseteruan itu diselesaikan dengan kepala dingin. Gajah Mada pun minta pengertian Gayatri, seraya menjelaskan ia pun tak memilih kekerasan untuk memecahkan sebagian besar masalah. Namun dalam dunia yang jauh dari sempurna, terkadang orang harus melanggar ajaran agama.

Gajah Mada juga mengingatkan Gayatri bahwa menurut kode etik keprajuritan, hinaan atas pribadi seperti yang telah dilontarkan Kembar hanya bisa ditanggapi dengan duel sampai mati. Gayatri berusaha meyakinkan Gajah Mada bahwa saat itu dirinya tak ingin membahas persoalan etika, melainkan cara yang paling jitu untuk mencapai tujuan mereka memperluas batas - batas wilayah Majapahit.

Gayatri menjelaskan bahwa pengumumannya itu dapat menggugah banyak orang di ibu kota, tapi boleh jadi negeri - negeri yang ingin bergabung dengan Majapahit menjadi gelisah. Penggunaan kata 'menaklukkan'-lah yang membuat Gayatri cemas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!